heart
dan karena aku tak tau maka aku menuliskannya disini
sepenggal kisah yang terlalu indah namun memalukan untuk di kenang. sesuatu yang tak seharusnya terjadi tapi terulang. dan aku yang seharusnya bisa menghindarinya malah semakin terpojok dalam kubangan
seharusnya memang sayapku cukup kuat untuk menopang diriku. aku cukup besar dan cukup dewasa untuk segalanya. tapi toh tetap saja sayapku kembali patah saat aku benar2 membutuhkannya
tak adil, teriakku padanya!!! kenapa aku tak bisa dan tak mampu untuk lepas dari segalanya??saat aku sudah bisa sedikit bertahan untuk berdiri sebentar. tak adil, karena lagi-lagi aku menyalahkan hatiku yang terlalu gamang dalam berjalan. dan tak adil…karena teriakanku hanya sampai sebatas rongga tenggorokan…
aku mungkin memang hanya seseorang dengan hati yang tak utuh, yang tak mampu untuk bertahan dalam hidup bila tanpa topangan. dan maaf, bila aku membutuhkan lebih dari hanya sebuah topangan. aku sudah berusaha, tapi seharusnya memang usahaku harus lebih keras lagi.
untuk saat ini, aku hanya mau diam dan melihat. sampai kapan topanganmu akan tetap bersamaku saat segalanya menjadi sangat sukar dan sulit untuk kita pahami dan jalani
for heart 7.22

mbak, aku turut berempati untukku..
Comment by crushdew — April 24, 2007 @ 594am
Suka duka sehidup semati?
Comment by Hedi — April 24, 2007 @ 094pm
sabar….cobaan gi datang mei
Comment by ken_yut — April 25, 2007 @ 444am
hati-hati jeng..
Comment by Om Sulis — April 25, 2007 @ 454pm
Mei boleh pegangan aku klo perlu…topangan hehehe… limbung itu biasa Mei, emang ga enak sih paling 3 bulan deh pingsannya, bagun lagi yuuuk good girl, you are strong…be upright !!
Comment by Evy — April 26, 2007 @ 234am
hhmmm…sepertinya aku kenal perasaan ini, mei. sabar ya, jeng
Comment by venus — April 26, 2007 @ 494am
yup…@ jeng venus…..aku juga kenal kho perasaan seperti ini…….
kita pasti kuat kho jeng Mei….
cuma kadang emang butuh saat2 utk sendiri atau pelepasan…..
Comment by nila — April 30, 2007 @ 564am