girasku ing panguripan…

May 28, 2007

hampa

Filed under: me and fam

Seharusnya aku sudah terlalu tua untuk gampang percaya "kata-kata manis", tapi tetap saja kebahagiaan mendengarnya bisa melambungkan anganku dan rasaku.

Telingaku mungkin tidak peka, atau hatiku sudah terlalu gamang sehingga dengan mudahnya aku percaya padamu. Percaya dengan semua bisikan-bisikanmu, percaya dengan semua hal manismu yang seperti ombak, membelengguku dengan aromanya. Dan aku yang seharusnya sudah cukup umur untuk menterjemahkan sebagai "bualan palsu" tetap saja merasa bahagia.

Dan tahukah kamu, aku bisa merasakan aliran darahku lebih cepat saat itu. Sungguh aku tidak dusta.

Dan aku sadar ritual apa yang mendekatkan kita, dan juga menjauhkan kita. Dan bila ritual itu tak lagi menjadi kebiasaan kita, maka dengan lambat namun pasti kitapun akan menjauh. Dan tentu saja, aku akan kehilangan "rayuan buaya" mu, dan aku akan kehilangan senyum manismu.

Dan saat ini, entah kenapa…I miss the way you flirt hun(hiks)

May 25, 2007

dufan, We’re coming!!!

Filed under: me and fam

Wiken datang lagiemoticon, tentu saja lebih menyenangkan karena wiken ini over 25. So, wiken dan uang(dompet tebal). Huhuhuhu…

Dan yang pasti karena tanggal 26 ini ada gathering orang kantor ke Dufan. For the whole family and krucil-krucilnya. Aku ingat ke sana terakhir kali saat aku hamil, sedih..gak bisa main apa-apa. Sedih gak bisa naik roller coaster, naik kora-kora dan yang pasti gak bisa juga nyobain niagara-gara dan perang bintang. hiks….But tommorow I am going to pay back!!! HUH….

So, Dufan…WE are Comingggggggggemoticon

ps. juga buat ngenalin kriwilku mainan di sana, kami bisa naik kuda-kudaan, naik gajah-gajahan, bianglala, dunia boneka(again-huh), lihat opera monyet…hmm apa lagi ya…ahh ga sabar nunggu besokemoticon

May 23, 2007

kunjungan balik, harus ya???

Filed under: me and fam

Baru saja ngidupin YM, tiba-tiba ada buzz Message dari tetangga sebelah, Mbokde Penus tentang ini http://cafeblogger.web.id/blogging/blog-news-n-issue/warning-for-celebrity-blogger.html

Trus seperti biasa, jadi bingung dengan tulisan yang d berikan mbokde itu. Kamsudnya apa ya???Setelah tak baca-baca sampai habis, barulah aku ngeh…woalahhhh ternyata mempermasalahkan kunjungan balik toooo.

Perlu gitu yak???hehe, secara selama ini aku ngeblog ya untuk pemuas diri sendiri aja, buat ngilangin suntuk, buat ngilangin penat. Sebenarnya itu Tujuan Utama, dan saat ada yang berkunjung ke blogku ya tentu saja aku senang, apalagi bisa buat nambah teman, di antara teman-teman ada yang bisa buat nambah pengetahuan, kek cara masukin link ke tulisan(walaupun belum berhasil-entah mungkin karena otak ini sudah sangat dudulznya

Intinya itu point tambahan yang aku terima dari manfaat ngeblog itu sendiri. Aku gak pernah mempermasalahkan apakah blogku di kunjungi oleh yang orang-orang bilang “seleb blog“, walaupun mungkin aku ninggalin jejak di tempat mereka. Itu lebih karena memang tulisan mereka itu selalu menarik untuk di baca, pun rata-rata teman-temanku yang lain yang sering aku kunjungi, karena di tulisan mereka-mereka itu aku bisa mengetahui hal-hal yang terjadi pada diri mereka, remeh temeh kehidupan mereka seperti emi dngan trio kwek-kweknya, seperti mbokde penus dengan hidupnya, seperti mas kw dengan jin-jin di kamar kosnya, seperti mas hedi dengan bolanya,  seperti mata dengan cerita kayangannya, dan tentu saja banyak teman-teman yang lain yang terlalu banyak bila aku tulis namanya. Dan karena menarik, maka akupun merasa tertarik untuk komen dan bukan untuk tujuan apapun. Selebihnya ya sudah. Di kunjungi balik ya syukur, gak ya gapapa. Karena aku memang mengunjungi blog mereka tanpa paksaan, so ngapain pula aku maksa mereka buat ngunjungi balik aku.

Btw Eniwei Busway, aku buat tulisan ini murni dari opiniku tentang kunjungan balik, bila ada yang merasa tersungging alias tersenyum..ya maafkanlah..peace manemoticon

rasa

Filed under: me and fam

Aku tak tahu, kenapa di dalam tubuh ini ada berbagai macam rasa. Ada perasaan senang, sedih, cinta, bahagia, marah, sedih, jenuh, dan berbagai rasa yang aku tak bisa ungkapkan.

Indah, bila rasa yang kita alami adalah perasaan cinta, sayang, senang dan bahagia. Apalagi cinta, teman bilang rasa "debar-debar"nya menggairahkan. Juga rasa bahagia, jantung biasanya berdetak lebih cepat, dan kepala rasanya juga lebih ringan, saat mata kita menatap sesuatu yang membuat kita bahagia. Otomatis, aliran darah akan mengalir lebih lancar dan menstimulan jantung kita untuk berdetak lebih kencang. Pendeknya bahagia, cinta, debar-debar itu memang menyenangkan.

Beda dengan perasaan sedih, marah, benci. Kata-kata itu sebenarnya kalau d cari di kamus bahasa pribumi berbeda makna, tapi tetap saja semuanya tak mengenakkan. Aku tak pernah senang menjadi sedih, aku juga tak pernah senang menjadi marah dan membenci. Aku benci perasaan-perasaan itu. Menghabiskan energi, memusingkan kepala, dan yang jelas membuatku ingin tenggelam dalam sesuatu yang aku sangat-sangat ingin hindari.

Sansak…mungkin aku memang butuh dia ya, aku bisa pukul, aku bisa tendang, aku bisa peluntir, aku bisa maki, aku bisa ludahi. Ahhh kmana ya sansakku  dulu…emoticon

May 21, 2007

report!!!

Filed under: me and fam

Long wiken tanggal 17-20 mei 2007 sebenarnya bisa menjadi surga bila

1. sudah gajian, jelas.

2. pasangan kita juga libur.

3. asisten di rumah ada, sehingga kita terbebas dari hal remeh temeh

Dan berhubung ke 3 hal di atas tidak ada, alhasil long wiken ini ada 3 hal juga yang aku lakukan:

1. Renang gratis di tempat aku bekerja, anak senang main air. Ibu…gak terlalu senang, secara yang di lihat bukan hal yang baru dan tentu saja bukan juga orangorang baru..fyuhhh(photo menyusul, lupa bawa kabel buat masukin ke kompi)

2. Jalan ke mall, walaupun ndak belanja, seenggaengganya njalanjalankan mata, bisa lihat buku bagus, baju bagus. Anak juga senang main di dunia anak, naik kuda, naik dora, main boomboom car ma ibuknya nabrak sana nabrak sini, naik kereta, dan tentu saja tak afdol kalau gak minum es hop hop di lanjutkan dengan makan sup ayam di KFC. Lumanyan habis sekitar 100rebu buat senangsenang seharian (murah bukan di banding kopi di starbuks..hehe)

3. Nyoba resepnya mas Danu, bikin pisang bakar di taburi keju dan mesis. Yang senang tentu saja bukan kriwil, karena dia langsung menolak mentahmentah hanya dengan baru lihat saja (belum tahu dia rasanya yang mak nyus itu). Yang senang adalah Bapaknya dan Om-nya yang langsung melahap habis tandas dan hanya menyisakan satu slice kecil buat yang sudah panaspanas mbikinemoticon, ndakpapa lain kali aku akan bikin sendirian buat bekal sarapan…jadi akunya juga puassssssssss makannya.

Tapi terlebih utama dari semuanya adalah, aku sangat senang karena akhirnya aku bisa 4 hari berturutturut bangun jam 7 pagi, tanpa harus mikirin bangun pagi(jam setengah5) buat masak maemnya kriwil dan orang rumah. Ternyata oh ternyata, kenikmatan saat sudah berumahtangga bukan hanya di ranjang tapi juga kenikmatan saat kita bisa berlamalama kelonan dengan bantal dan guling tanpa harus di ribeti dengan bunyi beker yang nyaring emoticon

Bagaimana dengan wiken andaanda semua???semoga menyenangkan yakemoticon

May 15, 2007

wasis purwanto

Filed under: me and friends

" in, akhire aku di angkat juga!!setelah bertahuntahun!!"

sms yang aku terima tadi pagi benarbenar mengejutkanku, senang bercampur bahagia. Akhire kelakon yo sis, aku benarbenar ikut senang. Perjuanganmu membuahkan hasil.

Wasis, salah satu temanku di antara 3 pejantan siswa spk Depkes Kediri angkatan tahun97 itu akhirnya mendapatkan statusnya sebagai PNS. Status yang dia perjuangkan bertahuntahun dengan mengurusnya sendiri di Surabaya. Dia dinas di RSUD Pare, sejak dari kelulusan kami tahun 97 sampai sekarang dia di angkat.

Dulu saat kami lulus, ada beberapa yang melanjutkan ke akper, ada yang ke akbid, ada juga yang langsung kerja, baik di swasta maupun honorer di Rumkit negeri. Wasis adalah salah satunya. Aku ingat, dulu tahun 1998 gaji dia hanya Rp. 180.000,-. Saat aku pulang kampung, dan kita ketemuan. Dia masih setia dengan sepeda othel warna hitamnya yang dulu sering di pakenya buat mboncengi anak2 perempuan termasuk aku saat panggilan partus. Saat itu aku bilang, knp dia masih bertahan menjadi honorer, kalau dia bisa mendapatkan gaji yang lebih baik di rumkit swasta, dan jawab dia saat itu adalah ," rapopolah gaji sithik, seng penting aku iso dadi PNS in".

Impian menjadi Pegawai Negeri Sipil memang masih menjadi impian sebagian temanku. Walaupun untuk itu mereka harus siap menjadi pegawai honorer dari tahun ke tahun. 7 Tahun ternyata bukan penantian panjang, saat mereka akhirnya bisa mendapatkan apa yang mereka idamkan. Wasis sekarang sudah PNS dengan golongan 2B. Mungkin gaji yang dia dapat tak seberapa(idiom suster=susah terus memang benar2 masih ada di beberapa rumkit milik daerah) tapi kebanggaan dia dengan seragamnya, juga montor bebek barunya telah membuatnya makin bangga dan siap membaktikan dirinya untuk lebih telaten merawat dan membantu kesembuhan pasienpasiennya di RSUD Pare tempatnya bekerja.

Go Wasis Go!!!!

(tulisan ini untuk wasis purwanto, selamat yo ndul…masio awakmu ra mungkin moco iki tapi aku mau ki go moment peringatan hari kesenanganmu, iso ngecengi cah akper ngguri rumkit noo saiki emoticon, khan wes montoran..haha)

May 14, 2007

kompromi

Filed under: me and fam

Dan aku menyadarinya betul2 sekarang, bahwa perkawinan adalah kompromi dalam semua hal.

Kompromi untuk masalah keuangan, kompromi untuk kebersihan, kompromi untuk jaga anak, kompromi untuk jumlah anak, kompromi untuk have sex, kompromi untuk masalah keluarga, dan masih banyak kompromi2 yang lain.

Suamiku terlahir dalam aturan jawa yang masih kental, bahwa di keluarganya laki2 adalah power man. Dan wanita adalah warga nomor 2 di rumah. Di rumahnya, Ibu dan anak perempuan tugasnya mencuci pakaian, mencuci piring dan gelas kotor, menyapu rumah dan bersih2 tempat tidur. Lelaki di keluarga dia adalah Raja. Setelah makan, minum taruh aja di tempat cuci piring, dan akan ada anak perempuan yang mencucikannya. Laki2 itu dewa, karena mereka akan bangun siang, tanpa tahu bahwa rumah sedang butuh tenaga untuk menyapu rumah. Mereka adalah hercules, karena bagian angkat2 benda berat seperti kursi, meja, lemari, harus anak laki2 dan anak perempuan bertugas total di dapur. Suamiku tumbuh menjadi orang dengan pikiran patriakal, dan bahwa laki2 hanya bertugas membiayai, tanpa ada bantuan distribusi terhadap urusan"rumah". "rumah" sudah beres dengan anak2 perempuan ataupun Ibunya.

Aku, terlahir dengan dominasi kaum perempuan. Nenekku yang sangat vokal (plus otoriter), dan Ibuku yang sangat kuat. Aku 3 bersaudara dengan adek laki2 paling kecil. Kami, aku dan ayun tumbuh menjadi wanita2 kuat, wanita yang mendominasi. Tak ada aturan yang membedakan laki2 dan perempuan. Danu bisa memasak, biasa mencuci piring, mengepel lantai, dan menyapu rumah. Sama dengan kami, kakak2nya yang perempuan.

Saat aku bertemu suamiku, setahun kami pacaran, aku mulai merubah penampilan fisik suamiku. & aku rajin menyambangi kos2annya dan membereskan segalanya. Kami klop, karena dia juga terbiasa dengan " segala beres". Akupun senang, karena dia tampil dengan segala yang aku senangi, mulai baju, parfum, sepatu dan gaya rambutemoticon.

Awal pernikahan, masalah mulai tampak. Aku yang terbiasa dengan satu2nya laki2 di rumahku dulu(danu) yang bisa segalanya, membuatku menuntutnya banyak. Kami bertengkar hebat, untung seorang teman memberikan solusi bagi kami. dan untung dia juga bukan orang yang "merem" terhadap solusi yang jelas2 menambahkan beban bagi dia yang tidak terbiasa dengan tugas rumah. But it works. Dan itu menyelamatkan perkawinan kami.

Kompromi juga ada dalam makanan. Suamiku "sangat sangat" suka tempe. tempe mendoan, tempe goreng, tempe bumbu, semua jenis masakan tempe dia suka. sedang ak kebalikannya. Aku tidak terlalu suka tempe. Dan itupun membuat kami bertengkar, tapi akhirnya kompromi jugalah yang membuat kami sama2 senang. Setiap aku masak, tempe harus di sertakan. Seperti menuku hari ini, semur ayam campur tempe.

Soal sex-pun demikian. Kompromi untuk segala kebutuhan, tentang siapa yang minta, tentang pakai manuver yang mana, tentang dimana dan juga tentunya tentang "pake sarung atau tidak"emoticon

Kompromi bisa menyelamatkan hubungan kami, seperti juga pagi ini. Yang lagi2 dia lupa menaruh handuk basahnya di tempat biasanya dan aku yang berkompromi dengan menaruhnya di tempatnya plus ngomel2. Dan dia yang tertawa mendengar omelanku, mungkin di anggapnya sebagai "kompromi telinga" yang sedapemoticon setiap paginya.

May 9, 2007

second posting today =)

Filed under: me and fam

" itchy from where?"

" bruise becoz of what?"

" where you felt?"

adalah 3 dari banyak conversation "ngawur" yang selalu aku tanyakan pada kutil2 anak warga campuran yang notabene gak mudeng bahasa indon. Kadang kalau mereka udah aku obatin dan sudah gak ada di ruangan, aku suka ngekek sendiri ingat bahasa yang aku gunakan. Tapi aku pikir, fun2 aja toh mereka juga mudeng, ngerti dan gak banyak cing cong soal bahasa nyeleneh yang aku gunakan.

Cuman kadang karena keseringan ngomong bahasa nyeleneh dan gak jelas gt, kalau pas ketiwasan ada bos yang nanya tentang data anak sakit, aku kelabakan sendiri. Karena terlalu nyaman dengan bahasaku sendiri, akhirnya aku suka lupa dengan tatabahasa inggris yang baik dan benar dan biasanya bahasa2 itupun ikut berlompatan keluar saat aku yang harusnya ngomong dengan benar.

Tapi untung sekali lagi untung, saat aku plegak plegok ngomong inggris yang kathing pecothot itu di depan bos, khok ya dia nerima ya," ok Mei, I am understood ", katanya dengan senyum yang yang manisss banget… 

Welehhh…ternyata punya bos bule yang masih muda dan sangat pengertian itu ternyata menyenangkan juga ya, baru berasa sekarangemoticon. Kemana aja dulu lu pak…saat kita merasa gak nyaman dengan aturan2 yang u buat…ahhh, ternyata saat kita sudah bekerja sesuai dengan job desk kita, dan gak neko2(including wasting time with ngenet, ngeblog and of course with cetting-yang gak ketahuan ma dia) keknya nih bos bakalan fine2 ajah..hehe

kawin atau nikah??

Filed under: me and fam

kawin atau Nikah???

Selalu seperti itu yang terlontar dari mulut2 kacau teman2ku saat salah satu dari kami mengabarkan tentang pernikahan seseorang yang kami kenal. Dan kami biasanya menjawabnya sendiri dengan selengekan," kawinnya mah dah dari doeloe-doeloe tapi nikahnya baru besok ntuhemoticon", dan setelah itu biasanya kami ketawa-tawa ga sopan.

Emang Nikah & Kawin itu beda yak?? Maklum aku yang ndeso dan besar di kampung ini dulunya sangat takjub dengan kebebasan teman2ku dalam berpikir dan berbuat. Dan inilah penjelasan yang mereka buat buat aku.

" lu tau kawin me, yang ber ah ih uh eh oh, kalau lu gak ati2 perut lu bisa bunting. Nah kalau nikah, lu taulah…di dandani bak manekin, di pajang dan lu gak bisa lagi keluar dari circle itu sampai nanti"

taulah gw kawin, lu pikir gw apaan kagak tau gituan. maksudku emang beda gt deskripsi kawin dan nikah??bukannya sama aja??

" yeilahhh…ya bedalah…udah dari sononya begitu!!udah gak usah d bahas lagi.

Itu dulu, percakapan gak perlu saat masing2 dari kami masih hunting sana sini. Dan bahasan kawin dan Nikah yang berbeda arti itu tetap terpatri dalam otakku, bahwa memang 2 kata punya arti yang berbeda. Sampai aku menemukan suatu artikel d google yang mengatakan bahwa tak ada itu undang2 pernikahan, yang ada di Indonesia ini ya Undang2 Perkawinan. Lah…berarti kawin and nikah itu sama dong artinya?? bkn sebagai perbedaan makna seperti yang selama ini aku percayai…

*terinspirasi dari tulisan dew tentang undangan pernikahan*

May 7, 2007

cantik itu inisiatif !!

Filed under: me and fam

Aku tak pernah PD keluar rumah tanpa make-up. Senjataku adalah alas bedak, concealer, bedak tabur dan bloon*blush on* plus lipstik dan lip glossnya*biar kliatan lebih menyonyo alias seksehemoticon. Tanpa itu semua, sumpah aku tak akan berani ketemu orang2. Bila tanpa itu, aku seperti telanjang, malu dan tak bisa bersikap dengan semestinya.

Temanku, Indri. Sama sekali malu tak bisa keluar rumah tanpa contact lensanya. Secara dia silinder yang tebal banget, dan bila d rumah ritualnya adalah mencopot contact lensanya dan menggantikan fungsinya dengan kacamata kudanya. Dia bilang, dia bukan apa2 bila dengan kacamata kudanya itu. Dia tak bisa menjadi Indri yang ceria, ceriwis dan kadang narsisemoticon

Banyak yang bilang, bahwa cantik itu relatif tapi jelek itu mutlak. Tapi aku tak setuju anggapan itu. Bagi aku cantik itu Inisiatif. Bila kita kurang langsing, inisiatiflah untuk ber-diet. Bila kita kurang wangi, inisiatiflah dengan memakai minyak wangi yang wanginya tak lekang waktu. Bila kita kurang PD dengan hal di dalam diri kita, misal mata karena berkacamata, inisiatiflah dengan memakai soft lens, atau bila kita kurang PD dengan muka kita yang mungkin karena kurang mulus kulitnya ya inisiatiflah dengan sedikit bermake-up supaya terlihat lebih cantik*gw bangetemoticon

Jadi kalau ada yang bilang, "ahh gw gak bisa ngapa2in lagi, muka udah ancur, kulit dah item, uang pas2an jadi gak bisa operasi plastik dan nyalon", itu lebih ke arah karena dia males berinisiatif!!! ok, mungkin kalau muka emang ga bisa d apa2in, tapi seenggak2nya dia bisa rajin luluran*kalau duitnya pas2an dia bisa luluran ndiri d rumah-jangan males doangan yang d gedhein. Seenggak2nya kalaupun muka ancur tapi badan wangi dan bersih, orang juga senang melihatnya, dan yang pasti kulit hitam itu selera BULE jek!!Exotic kalau kata merekaemoticon

Jadi jangan pernah merasa rendah diri hanya karena kamu kurang ok di part manapun yang u pikir gak ok. Mungkin aja karena u kurang sedikit berusaha* baca berinisiatif untuk tampil better then now!!!

tulisan ini buat teman yang terpuruk dalam kerendahdirian yang sangat menakutkan!!! Wake Up girlemoticon!!!

update : Tentunya selain cantik dari luar yang kita bisa olah*sekali lagi pinter2nya kita inisiatif tadi* ya jangan lupa selain itupun kita harus banyak bersyukur karena kita sudah d anugerahi sesuatu yang indah(tangan, kaki, dan hidup itu sendiri), dan positif thingking (hihi suwun masukanne mas karmin). Sehingga selain kita tampak cantik d luar, kitapun tampak hidup dari dalamemoticon






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham