rasa
Aku tak tahu, kenapa di dalam tubuh ini ada berbagai macam rasa. Ada perasaan senang, sedih, cinta, bahagia, marah, sedih, jenuh, dan berbagai rasa yang aku tak bisa ungkapkan.
Indah, bila rasa yang kita alami adalah perasaan cinta, sayang, senang dan bahagia. Apalagi cinta, teman bilang rasa "debar-debar"nya menggairahkan. Juga rasa bahagia, jantung biasanya berdetak lebih cepat, dan kepala rasanya juga lebih ringan, saat mata kita menatap sesuatu yang membuat kita bahagia. Otomatis, aliran darah akan mengalir lebih lancar dan menstimulan jantung kita untuk berdetak lebih kencang. Pendeknya bahagia, cinta, debar-debar itu memang menyenangkan.
Beda dengan perasaan sedih, marah, benci. Kata-kata itu sebenarnya kalau d cari di kamus bahasa pribumi berbeda makna, tapi tetap saja semuanya tak mengenakkan. Aku tak pernah senang menjadi sedih, aku juga tak pernah senang menjadi marah dan membenci. Aku benci perasaan-perasaan itu. Menghabiskan energi, memusingkan kepala, dan yang jelas membuatku ingin tenggelam dalam sesuatu yang aku sangat-sangat ingin hindari.
Sansak…mungkin aku memang butuh dia ya, aku bisa pukul, aku bisa tendang, aku bisa peluntir, aku bisa maki, aku bisa ludahi. Ahhh kmana ya sansakku dulu…

dulu nya pentinju ya mei???
hehehehe
Comment by cloudy — May 23, 2007 @ 065am
jeng, jeng, saya bukan sansake njenengan lho..
Jangan diludahi yaa
Comment by Om Sulis — May 23, 2007 @ 385am
wahhhh ada bakat jadi petijnju jebulane
Comment by kenny — May 23, 2007 @ 425am
sebenarnya sedih senang itu kan tak ada bedanya to? katanya siii
Comment by kw — May 23, 2007 @ 365pm
kan podo sama asin manis asem pahit….nek aku timbang dolanan sansak, seneng dart kae lho….
Comment by endang — May 24, 2007 @ 235am
Lhoo kok nyari2 aku..? emang klo udah mukul bisa hilang sedihnya Mei…cup..cup… di peluk aja deeh jangan di pukul2 hahahaha
Comment by Sansak — May 25, 2007 @ 045am