girasku ing panguripan…

June 22, 2007

Jakartaku tercinta

Filed under: me and fam

 

Sabtu besok akhirnya jadi juga aku akan kembali menginjak tanah kelahiranku, desa Kayenlor. Nama yang aneh, sampai-sampai saat aku mengajukan aplikasi kredit ke Bank Swasta mereka sampai salah mengejanya. Setelah rencana ini maju-mundur di akibatkan dana yang memang biasanya tak sedikit untuk bisa kesana, mulai dari tiket kereta api pulang-pergi, sangu buat orang-orang rumah dan tentunya oleh-oleh juga buat mereka. Mereka selalu menyenangi apapun oleh-oleh yang aku bawa dari Jakarta, katanya Jakarta itu punya barang unik-unik. Walaupun mungkin mereka menemukannya di sana, tapi mereka lebih menikmatinya bila itu aku bawa langsung dari Jakarta, begitulah orang desa. Mereka mengganggap Jakarta adalah Primadona.

Jakarta memang Primadona. Orang berbondong-bondong datang kesini dengan sejuta impian, harapan, dan khayalan yang menjulang. Di sini mereka mengharapkan banyak hal. Karena di Jakarta memang tersedia banyak harapan yang bila seseorang cukup beruntung, mereka akan mendapatkannya. Mungkin aku salah satunya, karena Jakarta juga merupakan tempat pelarianku dari sesuatu yang sangat membelengguku, dan aku bisa mendapatkan sedikit harapan itu. Aku mendapatkan pekerjaan, mendapatkan kekasih-kekasih, sampai pada akhirnya aku mendapatkan suami dan juga memulai membangun keluargaku sendiri di Jakarta ini. Sampai saat ini Jakarta masih memanjakanku dengan impiannya.

Tapi entah kenapa, aku tak pernah merasa kalau Jakarta adalah milikku. Aku selalu merasa bahwa aku salah satu penyewa di sini. Bila tua nanti, aku tetap ingin bisa kembali ke tanah dimana aku dilahirkan, Desa Kayenlor. Dan suamiku setuju, how good he is.

Jadi ingat lagunya Koes PLus, ke jakarta aku khan kembali…

Well, Selamat berlibur semuanya…semoga berlibur selama seminggu membuatku fresh kembali, dan siap menghadapi tantangan lain di Jakarta tercinta ini…Semogaemoticon

June 21, 2007

narsis

Filed under: me and fam

Gak Narsis Gak Eksis!!

Kata-kata itu sering aku dengar keluar dari mulut salah seorang temanku. Kata-kata itu muncul saat kalau kami berpose yang norak, atau bertingkah yang over PD dan gak ngreken lingkungan sekitar yang mungkin terganggu dengan tingkah kita, atau kalau kita bolak balik lihat hasil photo kita dari zoom in sampai zoom out.

Narsis itu adalah kalau kita terlalu mencintai diri sendiri, terlalu PD. Mungkin bila dalam batas wajar, hal tersebut bagus banget bagi kita secara pribadi. Bayangin aja kalau kita tidak punya rasa PD atau kita tidak mencintai diri sendiri, yang ada kita akan selalu menjadi bayang-bayang seseorang. Atau kita akan selalu menjadi orang nomor sekian, karena kita tidak pernah punya keberanian untuk menunjukkan talenta kita karena kita terlalu malu untuk menampilkan diri.

Tapi bila terlalu over, juga ndak bagus. Ada teman yang terlalu over acting, akhirnya dia tidak di sukai karena hal tersebut. Atau ada teman yang terlalu PD, jadinya malah malu-maluin. Yang sedang-sedang saja alias wajar-wajar saja. Yang penting kita tau saat yang tepat untuk tampil. Sehingga kitapun tak akan kehilangan kesempatan, dan kitapun juga menjadi di kenal orang.

Seorang teman bilang, menjadi seseorang itu harus ada isinya. Tentu yang di maksud bukan badanya yang berisi, tapi isi otaknya. Isi otak bisa di isi dengan gemar membaca(huhu..kek iklan neeh). Membaca apa aja, yang bisa menjadi bahan tambahan informasi. Dan saat kita merasa smart, pintar, biasanya kita jadi lebih percaya diri, dan kita berani menampilkan keberadaan diri kita tanpa rasa malu-malu. Tentunya karena kita punya modal. Dan orang akan mengenal kita lebih baik.

So, Narsis itu merugikan??aku pikir Tidak, what do you think temans???

June 18, 2007

Training Humanis

Filed under: me and fam

Dan akhir tahun ajaran ini, kita para kru Admin di haruskan mengikuti training tentang menghadapi ‘GiFt’.

Training di adakan di Bandung tea, tepatnya di bumi Sangkuriang hotel Concordia.

Kata ‘Babe’ hotelnya baru walaupun Resto and ballRoomnya sudah ada sejak jaman Belanda’lagi-lagi katanye’.

Me and Rombongan jalan hari Kamis jam 6 teng dari Bintaro. Dengan asumsi kami akan nyampai jam 8 pagi dan langsung ‘COY’ ngekutin trainingnya.

Di tengah perjalanan, tentu saja kami sempat ambil-ambil photo narsis yang ga jelas

Ternyata oh ternyata di karenakan macet kami baru nyampai jam setengah 10, dan betulan kami harus ikut langsung trainingnya. Untung saja, ternyata Training Humanis ini sama sekali tidak membosankan. Trainernya sendiri, selain ganteng dan simpatik, juga bisa membawa kami masuk dalam suasana yang menyenangkan. Singkat kata, kita FUN di hari pertama.

Di hari kedua, Training kembali berjalan…tapi karena kondisiku yang kata ‘teman via phone’ katro, karena aku langsung pilek dan batuk-batuk karena cuaca yng dingin, jujur aku jadi males mengikuti training. Cuman lagi-lagi karena gak ada pilihan lain dan kami harus ikut…akhirnya dengan setengah nahan dingin dan batuk-batuk aku tetap ikut. Dan Syukurlah, seperti hari pertama, Pak fajar, sang Trainer tetap dengan gayanya mampu menghipnotis kami untuk tetap mengikuti setiap materi yang dia berikan sepanjang hari itu.

Singkat kata, materi hari jumat itu berakhir tepat jam 6 sore. SEbelum selesai dengan Pak Fajar, tentu saja tak afdol kalau tak photo bareng dengan beliauemoticon..ehem…beliau ini berdiri tepat di samping akyuuuemoticon

Dan setelah selesai jeprat jepret narsis dengan semuanya, kami mengerjai teman yang sedang ULTAH dengan nyeburin dia di pool..huhuhu..untung gw gak ultah hari itu..gak bisa bayangin betapa dinginnya nyemplung di kolam renang jam setengah 7 malam di Bandung lagi..huhu

Hari itu juga, setelah selesai makan malam yang ternyata juga di kerjain teman dengan ambil pic tanpa ijin danmemperlihatkan mukaku yang sangat ‘bernafsu‘ terhadap makanan,

kami melanjutkan dengan jalan-jalan ke Paris Van Java…tapi tentu saja buakn mau belanja..hanya mau karaokean di INUL Vizta yang melegenda (hahaha..lagi-lagi ini katanya),

Dan kami akhiri hari itu dengan berjoget bersama dan bernyanyi lagu JABLAIlay lay panggil aku si Jablai, Abang jarang pulang aku jarang di Belai…emoticon

Semoga tahun depan akan ada training lagi ahhh…gak mau Bandung atau Puncak atau Anyer..tapi Bali atau Lombok(hihi…berharap saja takpapa khan??)

For Kamal, this is the first time you far away from us(me especially), hope you enjoy the new challenge Mal..miss u Always

June 8, 2007

nggremeng dhewe

Filed under: me and fam

Merujuk(haha kek bikin surat lamaran) pada usulan mas Karmin, maka di sinilah aku nulis lagi dan lagi karena..err..bosen.

Sumpah gw bosen banget!!! Males ceting, males kerja, males ngapa-ngapain dah pokoknya. Mungkin karena memang sudah waktunya untuk liburan ya…Mana ketambahan hujan lagi, Bintaro memang selalu hujan. Aku juga heran, senang banget hujan sama wilayah ini. Hujan  menyenangkan bila jatuh pada saat liburan, di pagi hari dan malam hari. Saat pagi, nikmatnya kalau hujan turun, udara terasa sejuk dan dingin, yang sedang selimutanpun tambah meringkuk. Juga saat malam, tidur rasanya tambah gayengg aja. Hujan tak menyenangkan bila datangnya saat jam pulang gawe, becek dimana-mana. Jadi bikin males…

Well, khok jadi malah ngomongin hujan ya…aku sebenarnya bingung antara mau membeli contact lensa sama tetap memakai kacamata ini. Pertama, berkacamata mulai terasa tak nyaman. Apalagi saat harus sepanjang hari manthengin kompi. Entah itu untuk nyambut gawe atau untuk hal-hal menyenangkan lainnya. Berkacamata mulai membuatku sering sakit kepala, mata berat dan lelah dan juga mulai membuatku serasa seperti pesakitan karena hampir tiap hari harus nguntal painkiller.

Saran Indri(sang contact lensa forever) tentu saja adalah hijrah ke contact lensa. Pertama alasannya karena lebih praktis dan lebih tidak mengganggu kenyamanan si pemakai. Beda dengan kacamata yang mengharuskan ada benda yang menempel di muka. Dengan contact lensa kita bisa tampil lebih gaya dengan pilihan yang berwarna warni. Di sarankan untuk yang berkulit coklat sampai gelap adalah coklat dan abu-abu. Karena mata lebih hidup dan bila di tambahi dengan sentuhan make-up yang pas, mata akan tampak sangat mempesona(sudah melihat buktinya-makanya gw bisa ngomong gini).

masalahnya, berani tidak aku memakainya. Sepertinya sangat susah, karena yang aku lihat mereka harus mendekatkan wajahnya, atau matanya ke dekat cermin. Kelopak mata bagian atas di buka dengan jari telunjuk dan soft lense kita letakkan di tangan tengah. Kemudian taruh itu lensa di mata(yang bagian hitam) dan ajaib, mata akan menyatu dengan lensanya. Sepertinya gampang melihat Indri menggunakannya, tapi rasanya aku ngeri bila harus mempraktekkannya…hiks bingungemoticon

Adakah saran Cah???

untuk hidup

Filed under: me and fam

Ngobrol dengan teman baru di kantor. Usianya memang masih tergolong muda, 25 tahun. Tapi ternyata pegetahuaannya tentang hidup lumanyan hebat.

Sebut saja namanya Bams. Asli kelahiran gunung kidul, Jogja. Lulusan IKIP Jogja dan mengajar sebagai sport teacher di sini. Orangnya berperawakan tinggi dan gagah. Kulit coklat gelap dengan hidung bertengger indah. Wajah khas laki-laki jawa. Lumanyan sering main ke tempatku dan ngobrol. Ngobrol mulai hal remeh temeh sampai hal-hal pribadi dia. Mulai dari percintaan sampai nasehat orangtuanya semasa dia dalam pengkayaan diri.

Ada nasehat orangtuanya yang menggelitikku dan itu adalah kali pertama mendengar hal itu. Tak pernah aku dengar dari Ibuku ataupun Nenekku. Mantan-mantan pacar…apalagi, pun tidak dengan suami.

Bahwa seorang manusia bisa di sebut kaya bila dia bisa memenuhi 3 kriteria berikut; bagus dalam bertutur kata dan bicara (yang artinya kaya isi otaknya-pintar-cakap), bagus dalam bertingkah laku (yang artinya kaya isi hatinya), dan yang terakhir kaya dalam berpenampilan (kaya secara jasmani). Aku mendebat bahwa yang di perlukan hanya 2 hal yang paling atas, sedang kaya secara jasmani itu tak perlu. Jawab dia, "kita hidup di dunia yang masih memandang segala sesuatunya dengan mata, bila kita berpenampilan urakan, rambut gondrong, bercat warna warni, beranting dan bau badan karena tak mandi selama setahun, sekaya apapun hati dan otak kita, kita tak akan pernah di anggap. Tak perlu baju bagus dan mahal, yang penting rapi dan bersih dan orangpun juga senang memandang kita".  Jadi tak ada yang tak penting dari ketiga unsur tersebut. Semuanya saling dukung. Hmmm…kalau di pikir-pikir memang betul ya, kita bukan apa-apa tanpa isi otak kita, kita juga bukan apa-apa tanpa hati kita dan kita juga bukan apa-apa tanpa penampilan kita.

Thanks Bams for the nice talking this morningemoticon

June 6, 2007

gathering with games???

Filed under: me and friends

Biasanya aku jarang ikut kalau ada acara-acara yang aku rasa aku gak akan feel comfort dengan orang-orangnya. Entahlah, klau kata teman itu karena aku kurang pewe ma diri aku. Tapi setelah aku pikir-pikir, ga juga ya..mungkin aku lebih senang berkumpul dengan orang-orang yang aku rasa punya kesamaan. Baik secara umur, kesenangan ataupun interest. Bila tak ada kesamaaan(sekecil apapun itu) biasanya aku kan mangkir dari undangan dengan alasan yang tentunya cukup bagus untuk di terima sang pemberi undangan.

Kemarin, aku tak bisa mangkir. Pertama karena aku memang punya rasa penasaran terhadap acara yang di gelar, dan yang kedua karena itu saat terakhir aku bisa bersenang-senang dengan temanku Mamay yang akan resign dan moving ke tempat baru. Walaupun memang setelah disana aku sama sekali tak bisa bersama dia. Tapi seenggak-enggaknya aku punya moment untuk mengingatnya.

Dan ternyata oh ternyata…memang tak sejelek dan tak seboring yang aku dugaemoticon. Ada banyak makanan(ye iyelahh..secara cafe getuhh..hihi), dan yang pasti karena aku juga di kelilingi teman-teman yang membuatku feel comfort. Ada Indri, Yudo, Mamay, Titik dan tentunya si peri mami Dewi.

Di tengah acara di gelar games yang lumanyan membuat keringat keluar. Secara sudah lama gak berolahraga, games itu lume juga buat ngilangin stress. Mana aku dapat hadiah lagi..huhuiiemoticon

Dan coba anda-anda semua lihat…siapa yang bisa bosan melihat senyum mautnya bapak yang satu iniemoticon

Atau keceriaan teman yang ini…

Hehe…ternyata memang tak seperti yang aku duga. Jadi berpikir, coba kalau tiap ada gathering di adakan games-games yang menarik dan tentunya hadiahnya juga menggiurkan..misal foucher menginap semalam bersama…(pasangan masing-masing tentunyaemoticon)

Bagaimana menurut anda-anda semua??? setujukah??? Coba mbokde Venus ratu Kopdar..usul saya di pertimbangkanemoticon

UPDATE Itu bukan gathering, tapi acara kantor tiap akhir tahun pelajaran, karena setelah ini biasanya para teachers akan liburan yang sangattt panjang..sedangkan kaum admin…merana dgn pekerjaan..hiks

June 5, 2007

A Thousand Miles

Filed under: me and fam

"A Thousand Miles"
By : Vanessa Carlton

Making my way downtown
Walking fast
Faces pass
And I’m home bound

Staring blankly ahead
Just making my way
Making a way
Through the crowd

And I need you
And I miss you
And now I wonder….

If I could fall
Into the sky
Do you think time
Would pass me by
‘Cause you know I’d walk
A thousand miles
If I could
Just see you
Tonight

It’s always times like these
When I think of you
And I wonder
If you ever
Think of me

‘Cause everything’s so wrong
And I don’t belong
Living in your
Precious memories

‘Cause I need you
And I miss you
And now I wonder….

If I could fall
Into the sky
Do you think time
Would pass me by
‘Cause you know I’d walk
A thousand miles
If I could
Just see you
Tonight

And I, I
Don’t want to let you know
I, I
Drown in your memory
I, I
Don’t want to let this go
I, I
Don’t….

Making my way downtown
Walking fast
Faces pass
And I’m home bound

Staring blankly ahead
Just making my way
Making a way
Through the crowd

And I still need you
And I still miss you
And now I wonder….

If I could fall
Into the sky
Do you think time
Would pass us by
‘Cause you know I’d walk
A thousand miles
If I could
Just see you…

If I could fall
Into the sky
Do you think time
Would pass me by
‘Cause you know I’d walk
A thousand miles
If I could
Just see you
If I could
Just hold you
Tonight

Yah…sedang kangen seseorang sajah…

June 4, 2007

Report from Dufan

Filed under: me and fam

Ya sutralah…setelah mbaca usul pitik seng gawene petok-petok kae, akhirnya saya bikin account baru di flickr. Yang lama..kelaut aje, secara udah lupa loginnya(sayang padahal…tapi mauh gimana lagi)

Jadi, inilah yang tadi sudah dengan getol aku edit. Telat sebenarnya, secara ini sudah kejadian 2 minggu yang lalu, cuman karena ke dufannya aku posting, otomatis aku juga harus posting hasil jeprat jepret narsisnya duonk..haha

Mbak Rina yang baju merah itu udah gak kerja lagi jaga Ning, terhitung mulai hari ini karena sakit gejala paru-paru, gak mau resiko aku stop dulu kerjanya. Tentu dengan pesangon yang layak dan dengan adegan tangis2an karena dia sedih ninggalin Ning semalam.

 

Mak nyakkkk..untuk photo sama badut itu harus bayar(seiklasnya kata mbak2 yang jualan cheetos di dekatnya). Tapi lumanyanlah, untuk pelukan hangatnya*hayahhh* cukup dengan selembar limarebuan..hehe

Dan Janjiku untuk balas dendam belum benar-benar terlaksana. Salah strategi awal dari pintu masuk. Harusnya untuk permainan yang sudah pernah, aku gak usah ngotot-ngotot ngantri ya…tapi ya itu tadi, karena salah strategi akhirnya aku belum lagi bisa menikmati arung jeram dan niagara-gara(padahal dah mbentheot nyiapin baju ganti dari rumah).

Satu lagi, Dufan gak kasih tau ke pengunjung kalau sekarang ada beberapa jenis permainan yang menggunakan sistem booking. Book dulu untuk jam berapa, selama menunggu kita bisa main k mana2, pas jamnya baru kita main. Alhasil karena takut kemalaman, kita gak jadi naik bianglala(ga terlalu nyesel sih, secara dah pernah) dan niagara2 dan arung jeram(nyesel guling2 garuk2 tanah kalau kata mbokde hehe)

Terus ada lagi, harusnya saat di pintu masuk dan kita di kasih tanda cap d tangan, sang pegawai menganjurkan atau mungkin menawarkan atau menjual(?) peta seluruh lokasi dufan. Sehingga memudahkan para pemain(halah kek main bola neh) untuk bisa langsung menuju TKP. Lha kemarin kejadiannya, kami malah lama berputar2 kesana kemari untuk nyari permaianan-permainan yang kami mau mainkan. Makan waktu-jelas dan yang pasti karena aku bawa batita, kasihan dianya..mana ga mau duduk di dorongan lagi, maunya jalannn aja(hehe kesenengan dia, secara tempat main dia di rumah mbuthek wae neng kunu) . Udah gitu petunjuk di TKP sangat kurang..jadinya ya itu, capek buat muter-muternya. Hal yang sama juga terjadi waktu kami ke Ragunan. Tapi mungkin memang harus para pelancongnya yang lebih aktif bertanya ya…(tapi gimana mau ingat kalau yang aku ingat waktu itu cuman mau ngerasain<lagi>naik halilintar..hehe)

Yup, report selesai emoticon

help…help…help

Filed under: me and fam

Asemmmm tenanemoticon

Sudah di bela-belain masang alarm buat ngingetin kalau musti bawa kabel colokan buat mindahin photo dari kamera ke komputer, sudah di bela-belain ngedit di potosop dari pagi, sampe mata juling, sampe leher kaku, sampe kutil yang datang tak cuekin, sampe gak sarapan dan melewatkan lontong anget buatan ibunya caslim…hanya demi mau pamer saat ke dufan kemarin.

begitu mau tak posting, dan mindahin ke flickr…haragadahh..aku lupa sama ID and passwordnyaemoticon buat login ke situ(hiks)

Trus gimana neehemoticon, ada yang bisa bantu gw gak boooowww????






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham