narsis
Gak Narsis Gak Eksis!!
Kata-kata itu sering aku dengar keluar dari mulut salah seorang temanku. Kata-kata itu muncul saat kalau kami berpose yang norak, atau bertingkah yang over PD dan gak ngreken lingkungan sekitar yang mungkin terganggu dengan tingkah kita, atau kalau kita bolak balik lihat hasil photo kita dari zoom in sampai zoom out.
Narsis itu adalah kalau kita terlalu mencintai diri sendiri, terlalu PD. Mungkin bila dalam batas wajar, hal tersebut bagus banget bagi kita secara pribadi. Bayangin aja kalau kita tidak punya rasa PD atau kita tidak mencintai diri sendiri, yang ada kita akan selalu menjadi bayang-bayang seseorang. Atau kita akan selalu menjadi orang nomor sekian, karena kita tidak pernah punya keberanian untuk menunjukkan talenta kita karena kita terlalu malu untuk menampilkan diri.
Tapi bila terlalu over, juga ndak bagus. Ada teman yang terlalu over acting, akhirnya dia tidak di sukai karena hal tersebut. Atau ada teman yang terlalu PD, jadinya malah malu-maluin. Yang sedang-sedang saja alias wajar-wajar saja. Yang penting kita tau saat yang tepat untuk tampil. Sehingga kitapun tak akan kehilangan kesempatan, dan kitapun juga menjadi di kenal orang.
Seorang teman bilang, menjadi seseorang itu harus ada isinya. Tentu yang di maksud bukan badanya yang berisi, tapi isi otaknya. Isi otak bisa di isi dengan gemar membaca(huhu..kek iklan neeh). Membaca apa aja, yang bisa menjadi bahan tambahan informasi. Dan saat kita merasa smart, pintar, biasanya kita jadi lebih percaya diri, dan kita berani menampilkan keberadaan diri kita tanpa rasa malu-malu. Tentunya karena kita punya modal. Dan orang akan mengenal kita lebih baik.
So, Narsis itu merugikan??aku pikir Tidak, what do you think temans???

narsis itu pede lagi…
manusia itu ya harus pede
dan menjadi manusia itu ngga hanya isi otaknya tapi juga isi hatinya
Comment by mata — June 21, 2007 @ 406am
yg penting pas… soale kalu sesuatu serba berlebih jadi katro! coba lihat mas tukul aja… :mrgreen
Comment by Qky — June 21, 2007 @ 586am
“alkisah danau tempat Narcissus berkaca bersedih hati, karena tiada lagi mata Narcissus tempatnya mengaca, setelah dia tenggelam di dalamnya”
Comment by pitik — June 21, 2007 @ 296am
thanks untuk do’anya. sekali lagi thanks.
Comment by zenrs — June 21, 2007 @ 326am
kalau kalimatnya begini: “aku menarsisi kamu!” artinya lalu gimana, ya? hehehe
Comment by |a — June 21, 2007 @ 216pm
aku narsis banget. tapi gak overacting tuh jadi gak ada yang tahu. gimana coba?
Comment by kw — June 21, 2007 @ 366pm
Arum Narsis M
:D
Comment by Om Ganteng — June 21, 2007 @ 216pm
narsis itu sama ga dengan nastar?
Comment by Hedi — June 21, 2007 @ 066pm
segala sesuatu yg over itu tidak baik.
yang wajar-wajar sajalah
Comment by evi — June 22, 2007 @ 476am
ya…selama pas ya bagus kok Mei….
Comment by jeng Endang — June 25, 2007 @ 196am