Jakartaku tercinta

Sabtu besok akhirnya jadi juga aku akan kembali menginjak tanah kelahiranku, desa Kayenlor. Nama yang aneh, sampai-sampai saat aku mengajukan aplikasi kredit ke Bank Swasta mereka sampai salah mengejanya. Setelah rencana ini maju-mundur di akibatkan dana yang memang biasanya tak sedikit untuk bisa kesana, mulai dari tiket kereta api pulang-pergi, sangu buat orang-orang rumah dan tentunya oleh-oleh juga buat mereka. Mereka selalu menyenangi apapun oleh-oleh yang aku bawa dari Jakarta, katanya Jakarta itu punya barang unik-unik. Walaupun mungkin mereka menemukannya di sana, tapi mereka lebih menikmatinya bila itu aku bawa langsung dari Jakarta, begitulah orang desa. Mereka mengganggap Jakarta adalah Primadona.
Jakarta memang Primadona. Orang berbondong-bondong datang kesini dengan sejuta impian, harapan, dan khayalan yang menjulang. Di sini mereka mengharapkan banyak hal. Karena di Jakarta memang tersedia banyak harapan yang bila seseorang cukup beruntung, mereka akan mendapatkannya. Mungkin aku salah satunya, karena Jakarta juga merupakan tempat pelarianku dari sesuatu yang sangat membelengguku, dan aku bisa mendapatkan sedikit harapan itu. Aku mendapatkan pekerjaan, mendapatkan kekasih-kekasih, sampai pada akhirnya aku mendapatkan suami dan juga memulai membangun keluargaku sendiri di Jakarta ini. Sampai saat ini Jakarta masih memanjakanku dengan impiannya.
Tapi entah kenapa, aku tak pernah merasa kalau Jakarta adalah milikku. Aku selalu merasa bahwa aku salah satu penyewa di sini. Bila tua nanti, aku tetap ingin bisa kembali ke tanah dimana aku dilahirkan, Desa Kayenlor. Dan suamiku setuju, how good he is.
Jadi ingat lagunya Koes PLus, ke jakarta aku khan kembali…
Well, Selamat berlibur semuanya…semoga berlibur selama seminggu membuatku fresh kembali, dan siap menghadapi tantangan lain di Jakarta tercinta ini…Semoga

jadi arep mudik…? jadi beli baju di TA ga…?
OK deh met jalan, met berlibur titidj
btw, ojo lali oleh-oleh yo……
Comment by evi — June 22, 2007 @ 206am
wah asyik banget! selamat menikmati “udara bebas” di kampuang. di sana nyaman bangett… ( kalau duitnya blum abis).
:)
Comment by kw — June 22, 2007 @ 356am
Happy holidaying yah.. =) btw, Desa Kayenlor itu dimana yah? hihih maap… =)
Comment by dienda — June 22, 2007 @ 066am
lihat peta nyari desa katenlor … hehehehe
Comment by Anang — June 22, 2007 @ 066am
sumpeh loh, halah betawi banget yaks, baru denger nama itu. masih merah-putih benderanya bu? :d. setelah gugling ah itu di kediri. selamat liburan bu.
Comment by danu — June 22, 2007 @ 336pm
wuehehehe, met ber**** di ****
:D
Comment by Si Om Yang Ganteng — June 22, 2007 @ 376pm
Ati-ati ae, ojok lali oleh-oleh
Comment by Hedi — June 22, 2007 @ 046pm
met ultah aja yah buat jakarta
Comment by mata — June 23, 2007 @ 106am
met liburan mei…jgn lupa oleh2 nya diposting yah
Comment by kenny — June 23, 2007 @ 426pm
nama ndesone lucu yo Me, aku kliru moco. tak pikir Kanyelor hehehe
Comment by de — June 23, 2007 @ 296pm
selamat liburan…emang Jakarta punya oleh2 khas?
Comment by jeng Endang — June 25, 2007 @ 156am
selamat liburan… jangan lupa oleh-oleh buat tetangga di pondok jagung I hihihihi
Comment by Qky — June 28, 2007 @ 046am
jakarta-mu itu suka banjir… suka maceeet… dan banyak gelandangan dimana-mana… gimana dong? :p
hehehehe… peace yo mbak…
Comment by bebek — June 28, 2007 @ 036am
mei…komennya koq ga kliatan yah? ato komputerku yg kuno???
Comment by wieda — June 29, 2007 @ 036am
met liburan, mei…gak usah bawain apa2 buat aku. alah ge-er
)
Comment by venus — June 30, 2007 @ 036pm
mbak sorry bgt yo aku ga iso muleh…terjebak di sini…
Comment by crushdew — July 2, 2007 @ 207am
Weleh-weleh tak pikir sopo iki, tibakno ponakan dhewe
Comment by Puspita — June 18, 2008 @ 156pm
In, aku sama anak-anak plg tgl 27 July dari Frankfurt. Sampai Jakarta 28 July jam 15.15
Comment by Puspita — June 18, 2008 @ 176pm
allow…..mbk…!eits…enaknya tante ato pa z…he…he….your blog is nice…..give me the atmosfer of jakarta…….
Comment by selly — August 6, 2008 @ 528am