girasku ing panguripan…

July 18, 2007

episode hati

Filed under: just writing

Setelah menikah biasanya kita baru menyadari bahwa cinta, perasaan nyaman dan pujian wangi surga tidaklah cukup.

Pada saat menikah, sepasang pengantin tak ada hentinya menebar senyum bahagia. Jadi teringat lagunya Kahitna "tak sebebas merpati". Sgala impian dan harapan seperti terpampang di depan mata. Kebahagian karena bersanding dengan sang pujaan, dan akan sehidup semati sampai maut memisahkan.

Namun setelah beberapa waktu berjalan, ibarat jalan, mulai banyak lobang, banyak kerikil, barulah kita menyadari bahwa cinta saja tak cukup. Pernikahan adalah sebuah kompromi terbesar dan juga perjuangan sepanjang masa. Pernikahan butuh pengorbanan dan realitas yang mungkin tak pernah terpikirkan oleh kita. Dan tak jarang, impian yang kita idamkan malah hilang sama sekali dan kita tinggal berjuang menghadapi realitas yang ada.

Namun kita jangan menyalahkan cinta yang membawa kita pada pernikahan, dan juga mimpi yang kita punyai. Karena semua akan terwujud saat kita mulai menyadari bahwa cintapun butuh waktu untuk bertumbuh, pun suatu hubungan dalam pernikahan. Kita tinggal menjalani hubungan pernikahan dengan sewajarnya dan serealitas mungkin. Serta dengan tetap menjaga agar rasa cinta itu tak pernah hilang karena realitas yang ada.

Dan bila ada (selalu ada) masalah, ibarat tali yang kusut jangan sampai kita membuatnya tambah kusut. Sekuat tenaga kita harus memilahnya. BUtuh kesabaran (yang kadang kita tak punya..hiks). Namun apabila kita berhasil memilah-milahnya, dan siap tak siap harus menghadapi masalah dan masalah yang ada akan timbul perasaan bangga dan bahagia bila kita mampu melewatinya. Dan hal tersebut akan membantu menguatkan perasaan cinta. Juga akan mendewasakan cinta itu sendiri. Karena pernikahan adalah sebuah usaha yang tiada henti dan pengorbanan yang terus menerus.

Tetap selalu berusaha menguatkan hati agar tak terpengaruh emosi yang hanya akan menyebabkan sebuah pernikahan terkoyak.  

*1707072340-episodehati-*

6 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://meilinpruwita.blogsome.com/2007/07/18/episode-hati/trackback/

  1. ngopo Mei….? kok nulis gini terus seh :(
    santai aja….inga…inga…itu dah pilihanmu kan?

    Comment by evi — July 18, 2007 @ 467am

  2. you got it, dear..

    Comment by jeng Endang — July 18, 2007 @ 097am

  3. :) semua ada konsekuensi-konsekuensi. jangan sampai menyesal loh!

    Comment by kw — July 18, 2007 @ 267am

  4. tak mringis wae
    hiiii.. :D

    Comment by Om Sulis — July 18, 2007 @ 177am

  5. rasa cinta saya sama istri sampai sekarang ngga pernah berubah. kalau bisa bagaimana caranya supaya bertambah.

    Comment by mata — July 18, 2007 @ 267am

  6. Rasa cinta yg sulit dilukiskan hanya di realisasikan. Jangan kau siakan bila cinta datang

    Comment by cokro — August 30, 2007 @ 168am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham