girasku ing panguripan…

August 31, 2007

tragedi…lagi!!!

Filed under: just writing

Stres, Ibu Memaku Kepala Anak

 

 

Selasa 28 Agustus 2007, Jam: 10:20:00

 

 

JAKARTA (Pos Kota) – Stres tak punya duit ongkos pulang ke kampung halamannya di Sumut, seorang ibu tega memaku kepala anaknya. Bocah berusia 2 tahun itu kini terbaring lemah di RSCM. Peristiwa mengenaskan ini terjadi di Depok Dua Timur, Minggu petang.

Alexander Siagian, 2, dengan paku yang masih tertanam di batok kepala sedalam 3 cm kini dirawat di ruang IRNA B lantai 2 RSCM. Diakui sang ayah, Belsing Hasekial, 41, warga Jalan Sono Keling IV, Depok II Timur, sejak beberapa tahun terakhir istrinya Renta Lumban Batu, 28, memang mengalami gangguan jiwa. “Malahan sekitar setahun lalu, dia pernah membotaki rambutnya dengan alasan karena kepanasan,” kata Belsing.

Ditambahkannya hal tersebut dikerenakan sang istri meminta untuk pulang ke kampung halamannya di Ledong, Tanjung Balai, Sumatera Utara. Namun karena tidak mempunyai biaya keinginan tersebut belum terpenuhi. “Sudak lima tahun Renta tidak pulang kampung,” tutur Belsing, yang bekerja sebagai satpam di sebuah pusat perbelanjaan di Depok.

Menurut keterangan Imelda, bibi bocah malang tersebut, peristiwa itu terjadi pada Sabtu, (25/8) sore. Tiba-tiba terdengar suara teriakan Renta yang memaki sang anak. Mendengar hal tersebut, maka Imelda yang tinggal berseberangan dengan Renta langsung mendatanginya. Betapa terkejutnya, Imelda ketika mendapati kepala keponakannya telah tertanjap paku. Tidak hanya itu, setelah menanamkan paku ke kepala sang anak Renta juga menancapkan dua paku ke kepalanya sendiri.

Melihat kejadian tersebut Imelda langsung membawa Alexander ke RSIA Hermina, namun dirujuk ke RS Pasar Rebo sebelum akhirnya ibu dan anak tersebut mendapat perawatan di RSCM.
 

*berita dari poskota online*

****************************

satu kata, MIRIS. Rasanya pengen nangis baca berita di atas. Tau dari tulisan Ndoro Kakung. Seorang Ibu, yang seharusnya menyayangi, mengayomi, membesarkan dengan penuh kasih..tega melakukan hal tersebut. Demi alasan apapun…itu tak benaremoticon. Hal yang sama seperti ibu yang terjun dengan membawa serta anaknya di kuningan baru-baru ini. Dan sebelumnya ibu yang tega meracuni ke3 anaknya di malang(yang juga aku bahas d blog ini), dan sebelumnya ibu mencoba membakar diri bersama 2 anaknya. Satu meningga, satu hidup (dengan bekas luka bakar yang akan ditanggungnya seumur hidup), dan belum yang lain lagi…Tuhan, seberat itukah persoalan yang mereka-mereka hadapi sampai tega, berani dan nekat melakukan hal tersebut. Apa mereka tak berpikir bahwa kematian bukan jalan terbaik, apa mereka tak berpikir bahwa nyawa yang telah mereka lahirkan DENGAN TARUHAN NYAWA ini punya hak juga untuk TETAP HIDUP?? Apa sudah sedemikian beratnya beban yang mereka-mereka tanggung sehingga mereka berani mengambil keputusan seberani itu….

Ningrumku, padamu Ibu berjanji akan mencintaimu, menyayangimu, membesarkanmu, berusaha membahagiakanmu semampu Ibu sayang…Ibu memang bukan yang terbaik, tapi Ibu akan berusaha…sekuat apapun *maaf kalau kadang Ibu suka marah dan bentak kamu ya nakkkemoticon* Ibu gak bermaksud jahat khok, hanya saja saat Ibu sudah capek dan adek rewel Iu suka kelepasan emosi..maafin ya sayang…

doggy…

Filed under: me and fam

Namanya Dorez, warna coklat dengan mata hitam nyalang…ganteng banget. Pertama melihat langsung jatuh cinta..huhu, akan tetapi he’s not belong to me. Dorez ini anak dari tantenya Ning, tante Eva. Pernah lo saat kita(aku & Ning ) nginap di rumahnya dan kita jalan-jalan sore sama Dorez, Dorez yang sangat aktif cenderung hyperaktif nemplok Ning. Tentu saja tuh anak langsung mewek kenceng banget…tatuttttt ibukkkkkemoticon. Ya iyalah dek, kamu sama Dorez gedean Dorez..hehe

 

 

Aha…ini penghuni baru, sekitar sebulan mulai menemani Dorez, namanya Wulfi. Kenapa dinamai aneh gt*menurutku lo ya..haha* kata Eva karena bulunya yang mirip wool. Masih satu bulan sodara-sodara, dan Eva membelinya dalam rangka menyelamatkannya. Karena saat d kerangkeng si hitam mungil tukang tidur ini hampir saja mati tergencet teman-teman lainnya yang lebih aktif. Kasihanemoticon. Karena masih kecil, Wulfi ini kerjanya memang hanya tidur, mik susu, makan dan tidur lagi..haha. Lucu abizzz..kalau yang ini anakku suka. Dia bilang Meong*oalah nduk-nduk karena kecil disangka kucing..hehe*

Sebenarnya masih ada satu lagi, namanya Tweel. Sama seperti Wulfi, dia juag penduduk baru di rumah Eva. Hanya saja aku tak terlalu suka*walaupun juga lucu* karena badannya yang kecil tinggi agak aneh di mataku *gak ketok lek kirik, mosok kirik karo kucing podho..mending piara kucing..iyo to??*. Umurnya lebih tua dibanding Wulfi, 3 bulan.

Rencana pengen piara anjing juga, cuman mungkin sejenis Dorez. Buat jaga-jaga rumah. Tapi nanti kalau kami sudah pindah kerumah sendiri.

Malam ini kami mau nginap lagi dirumah Eva, secara besok wiken dan kita bisa jalan-jalan lagi sama mereka ber3..huhu, asal Dorez ga nemplokin Ningrum aja yaemoticon..moga-moga

August 30, 2007

kangen

Filed under: just writing

sumpah aku kangen kowe

mbok takonono gelas kae seng ngancani

mbok takonono kembang kae seng marnani

sumpah aku kangen kowe

nganti ndonya rasane ra ono warnane

lan urip koyok mati suri lan aku mung njalani

sumpah…aku kangen kowe

August 29, 2007

pria metroseksual

Filed under: just writing

Rutinitas hari ini berjalan seperti biasa. Jam 7pagi sudah harus standby di depan Gapura Menteng Bintaro untuk menunggu mobil jemputan. 5 menit berlalu, 10 menit berlalu sampai akhirnya baru 30 menit mobil van warna putih terlihat. Hari ini jalanan memang tak seperti biasanya. Entah karena apa, hanya terlihat sangat banyak mobil dan motor, macet luar biasa, tak seperti biasanya. Pikirku, gak mungkin tiba-tiba semua orang Bintaro ngeluarin mobil dan motornya hanya dengan tujuan memacetkan jalanan. Dan karena kondisi yang tak biasanya kami baru sampai ke tempat kerjaan jam 8 pagi (telat total). Jam kerjaku di mulai jam 7 sampai jam 4. kalaupun aku datang sekitar 7.15 am tiap harinya, aku pikir tak apalah…anak buah tak perlu ontime khan..hehe.

Sesampai di kerjaan, begitu nyimpan tas di lemari langsung ngabur ke staff room. Apalagi kalau bukan nyari sarapan(ya..ya..ya begitu datang aku memang langsung nyari sarapan). Untuk ke staff room, dari ruanganku aku harus melewati ruang tengah yang berfungsi sebagai ruang tunggu tamu. Di ruang tunggu tamu itu ada seorang laki-laki, usia sekitar 33 tahun. Memakai baju garis-garis warna putih dan celana pipa lurus cenderung NGAPRET warna hitam. Rambut model di spike dan muka terawat dengan sangat bersih. Tak ada jerawat, dan mungkin dia memakai BEDAK??. Tak terlalu tampan(seenggaknya menurutku) hanya karena gaya berpakaiannya yang seperti itu membuatnya terlihat menonjol di antara tamu lain.

Begitu sampai di staff room, aku yang ndeso ini terkesima. Jangan-jangan yang barusan aku lihat itu adalah contoh nyata seorang laki-laki jaman sekarang yang disebut-sebut sebagai pria metroseksual. Selama ini memang hanya tau di televisi, bagaimana Ferry Salim berbusana. Tak pernah melihat secara langsung, benar-benar baru kali ini. Selama ini pria-pria yang aku lihat, baik itu di bank, di tempat makan, di mall, di kantor biasanya berpakaian konservatif. Rapi, wangi tapi tetap terlihat maskulin. Tapi yang gaya pakaiannya ajaib benar-benar baru pertama kali. Tadi.

Googling dengan keycode metroseksual dan menemukan tulisan Nofie Iman tentang pria metroseksual. Menurut dia Pria-pria bisnis yang berdandan modis, penampilan yang trendy dan wangi, itulah yang disebut sebagai pria metroseksual. Menurut Askmen, ukuran 70kg/180cm adalah ukuran ideal bagi para pria tersebut. Umumnya mereka punya sifat romantis, realistis, loyal, open minded, dan easy going. Mereka adalah pekerja keras, tetapi juga tidak melupakan kesenangan hidup. Work hard, play hard(uuhhh iklan kondom). Mereka terkenal chic, wangi, dandy, confident, good looking(kalau ini tergantung muka asli kali ya…), dan mature, baik secara ekonomi, mental, perilaku, maupun secara penampilan. Mereka bisa dijumpai dengan mudah di tempat-tempat seperti cafĂ©, resto, coffee shop, night club, dan terkadang bioskop.

Ya..ya..ya, boleh-boleh saja sih menjaga penampilan. tapi kenapa bagi aku laki-laki tadi lebih terlihat sebagai pemeran pilm bokep patung manekin di toko-toko baju daripada sebagai seorang laki-laki yang menarik yah?? Ataukah minatku yang ketinggalan jaman?? Ahhh mbohlah…bagaimana dengan anda-anda saudara-saudara??

update : ternyata hari ini kemacetan masih sama, dan semua disebabkan karena tarif tol lingkar luar yang naik menjadi 6000 untuk masuk dan keluar 1500. salahe dewe nduwe mobil *sirikdotcom*

August 23, 2007

hujan

Filed under: me and fam

Kemarin hujan sangat-sangat-sangat deras mengguyur Bintaro, wilayah tempat dimana kami tinggal. Hujan di mulai dari jam 6 sore. Awalnya hanya rintik biasa, sampai sekitar sejam kemudian menjadi sangat deras dengan disertai bunyi petir. Kami yang tinggal di rumah sangat-sangat mungil seperti berasa dalam katak yang terjebak dalam tempurung. Bunyi petir yang menggelegar kadang sangat menakutkan. Ning sampai menangis dan ketakutan tiap petir menyambar.

Untuk menutupi rasa takutnya, kami mengajaknya bermain di atas tempat tidur. Tentu saja dengan bola empuk kesayangannya. Selain lebih hangat dibanding di ruang tamu, seenggaknya-enggaknya kalau dia pengen langsung bobo, tempatnya udah available dan nyaman. Dan memang dia hanya bertahan selama satu jam, tepat jam 7malam dia sudah terlelap.

Dan tinggallah kami menikmati malam yang dingin dengan bunyi petir menyambar di luar…berdua *sayup-sayup terdengar lagu bengawan sore-nya Manthous* neng pinggir ing bengawan, saben-saben mung tansah kelingan, tuwus prasetyo in janji kang suci, ing lair terusing ati…

August 21, 2007

sepatu

Filed under: just writing

Aku baru membeli sebuah sepatu. Warna hitam dengan hak 2 cm saja. Ada yang menyebutnya sepatu teplek, ada juga yang menyebutnya sepatu pantofel *entah kenapa disebut begitu??atau memang ada story behind that..ahh meneketehe, gak ngurus juga*

Ak paling gak bisa memakai sepatu high heels. Yang walaupun mampu membuat kaki terlihat cantik, tapi aku tak mampu memakainya. Alasan pertama karena saat memakainya kakiku langsung terasa sakit. Alasan kedua, karena rasa sakit itu terus aku tak merasa nyaman. Dan alasan yang ketiga, karena biasanya saat aku memakai sepatu high heels, otomatis pasti terkilir. Kata temanku, kakiku kaki ndesoemoticon.

Yup, begitulah kaki ndesoku. Dan kenapa aku tiba-tiba pengen posting tentang sepatu. Bukan mau pamer atau apa*sepatu doang gitu loh*, hanya saja aku pengen cerita, ngobrol, ngerasani alasanku kenapa aku HARUS membeli sepatu di tengah-tengah tanggalan kosong. Yang artinya gak habis gajian, dan uang tinggal pas-pasan, sesak napas nunggu di recharge lagi.

Adalah temanku bernama Susan(nama sengaja disamarkan). Tiba-tiba datang tergopoh-gopoh ke ruanganku. Dia bingung karena ternyata sepatu sandal yang dia pakai talinya lepas. Kenapa dia bingung??Pertama karena sepatu sandalnya dia gak punya model seperti iklan menthos, yang saat talinya lepas tinggal di gunting dan dengan PDnya si pemakai memakai sepatunya tanpa tali, Bukan!!! Sepatunya tanpa tali benar-benar terlepas,dan tak bisa dipake-otomatis. Sebagai teman, lagi-lagi aku tak bisa melihatnya mati kutu tanpa sepatu. Akupun meminjamkan sepatu sandal yang aku pakai, karena aku masih menyimpan satu*yang sudah sangat tak layak pakai*di lemari. Dengan asumsi, besok dia akan mengembalikan dan aku tak perlu lagi memakai sepatu sandal butut yang tetap tersimpan rapi di lemari*alasan kenapa aku tak membuangnya adalah karena itu sepatu penuh kenangan-jangan tanya kenangan apa yang tersimpan!!*, kedua karena dia lebih mobile di banding aku. Kerjaanku kebanyakan hanya mondar mandir di ruangan berwarna biru ini tanpa harus bertemu orang-tidak seperti dia.

Singkat kata, sepatuku tidak kembali juga selama 2 minggu. Tak email, bilang sorry. Tak telp, bilang nanti. Tak datangi, bilang lupa gak dibawa. Akhirnya  karena gak tahan, aku membeli sepatu baru ini dengan harga yang murmer. Mumpung lagi discount smpai 70% karena HUT RI di toko Cahaya Dept Store. Dan temanku itu, sampai sekarangpun sepatu sandalku belum kembali ke tanganku…entah mungkin dia memang menyukainya atau karena apa…oalah cah-cah…iki jenenge nulung tapi malah kepenthung…hiks

August 20, 2007

header

Filed under: just writing

YUP, seperti yang anda-anda lihat Header blog ini akhirnya berganti dengan wajah lucu *menurut aku* anakku. Udah lama aku ngiri, sirik, pengen, lihat header-header blognya orang-orang yang bisa tiba-tiba berganti dengan mudahnya, ibarat hari ada 7 bisa-bisa 7 kali pula dia berganti-ganti header. Sudah nanya sana sini, sudah memohon sana sini, tapi tak ada *belum ada* yang mampu memberikan pencerahan. Juga si teman yang menurutku paling pintar di dunia ini, dianya malah sibuk trus malah lali sama request penting aku itu…

Tapi gapapalah, kata dia aku harus bisa belajar menerima suatu keadaan yang kadang tidak aku kehendaki. Hmm..iya sih, secara selama ini aku merasa tak pernah bisa menerima sesuatu yang ga pas, ga sesuai dengan kehendakku. Tentu saja senjata terampuh untuk membuat si orang itu terhukum, tak enak hati, gak nyaman adalah dengan sikap ngambekku, ngamuk, gak nelp, gak sms bahkan ga omongan…hehe, perasaan aku dah tua, udah 28 tahun, udah menjadi ibu  dengan anak umur 2 tahun, tapi tetap aja aku belum merasa bisa menjadi bijak dan dewasa dalam bersikap. Untung berteman dengan dia bisa membantuku untuk menerima suatu keadaan yang tak nyaman dan membantuku untuk menghadapinya…tengkyu teman..!!!

yup, header ini bisa terwujud karena gak sengaja blog aku d kunjungi seorang brondong, dan saat aku kunjungan balik aku iseng bilang sama dia buat d ajarin ganti header. Lah malah di buat postingan dan dengan gampangnya aku bisa meng-edit-blog ku ini dan mengganti headernya dengan photo cantik dan narsis made in sendiri, Ning anakku tersayang. Matur suwun Ale buat postingannya yang sangat membantu. O iya, kalau ada yang berminat menggati header di blogsome, silahkan mengontak beliau di http://alixwijaya.blogsome.com/ 

August 15, 2007

EDI???

Filed under: just writing

Teman kantor, pengantin baru, bener-bener masih kinyis dan fresh *lha baru 2minggu jee* cerita sesuatu padaku siang ini," Mei, gw kewalahan…masak gw sudah 4 kali dan bini gw cuman sekali!!"

Dan aku, tentunya sebagai temannya merangkap bagian tukang suntik menyuntik yang orang-orang sini taunya I am everything in medication ketawa ngakak mendengarnya.

Well, menurutku yang namanya hal kek gitu udah suatu yang lumrah. Kalau kataku, itu penyakitnya pengantin baru. Mau di bilang Ejakulasi Dini versi pengantin baru kek, kecepetan versi pengantin baru kek, atau apapun itu tetap saja penyebabnya hanya karena berhubungan badan or making love or adu udel or bercinta itu butuh keahlian, pengalaman dan tentunya jam terbang yang tinggi. Secara nalar, seorang pengantin baru yang betul-betul masih murni baik pihak laki maupun wanitanya, yang sama sekali belum pernah berpengalaman dalam hal berhubungan badan, tentunya kesempatan pertama tetap merupakan hal yang mendebarkan, karena itu adalah puncak pelepasan dari seluruh hasrat dan keinginan yang terpendam selama masa lajang. Bagi laki-laki, tentunya saat ‘ON’nya akan sangat hati2 dan tentu saja akan berlangsung cepat *pasti itu..xixi*, sedang bagi wanita biasanya moment pertama merupakan suatu moment yang menyakitkan dan mengerikan *but trust me, kapok lombok..nambah rekkk*. Dan berikutnya dan berikutnya, berhubungan badan merupakan sesuatu yang tentunya sebagian blogger setuju…uenakkkk tenan!!!

Dan untuk menjadi ahli, tentunya harus punya banyak referensi, baik itu baca-baca buku ataupun saling mendengar dari teman, dan juga tentunya karena jam terbang yang sudah tak terhitungemoticon.

Dan itulah jawaban yang aku berikan pada temanku yang sedang terkena sindrom EDI ala pengantin baru adalah teknik start-stop, kalau anda-anda bingung silahkan googling sendiri..hehe, but all I can say is..bayangin aja lu lagi main bola saat sedang in, gampang khokkkk prens…kalau ada yang mau mencoba..sokkemoticon

it’s all done =D

Filed under: just writing

Setelah perjuangan selama berhari-hari, setelah menghalau semua rasa kesal, sebel, ngamuk, marah karena program komputer yang ga beres dan menghambat pekerjaan, yang sampai mengharuskan aku lembur and did nothing karena program katrok, payah dan selalu hang saat di butuhin, akhirnya pada hari ini 2 hari sebelum hari kemerdekaan, aku bisa bernafas dengan lega…

Sebenarnya ini murni kesalahanku. Dikarenakan keasyikan cetting, browsing hal-hal yang ga nggenah dan tentunya blogwalking pekerjaan yang sangat njelehi itu bolak balik aku tunda. Yup, update medical record. Saat ada kesadaran untuk mengerjakan, selalu terkalahan oleh hal-hal yang aku rasa lebih menyenagkan daripada berkutat dengan file-file yang berjibun itu. Kadang mikir, aku nih skul nurse apa pegawai pencatatan ya!! Disini sudah tersedia bagian catat mencatat sendiri, istilah kerennya admission*S dobel??* atau marketing. Tapi dengan alasan bahwa mereka tak tahu istilah-istilah medis akhirnya tugas njelehi itu di hibahkan ke saya. Apapun itu, It’s all DONE NOW!!! Dan aku bisa balik lagi mencumbui blog teman-teman sekalian dan juga tentunya berselancar di ranah cyber baik yang halal maupun haram*haha..ngekut tetangga sebelah nih istilahnya*

Ahhh pasti banyak PR menunggu nihhh…hmm mulai baca darimana ya??ahhh blognya mbokde Venus aja dulu*selalu ada berita hangat fresh from oven khan mbok??* selanjutnya dan selanjutnya…

Semalam nonton Bourne sekuel yang ke2, KEREN ABIEZZZ…dan menurut info from mase sekuel yang ke3 sedang beredar di bioskop. Mau nonton???hmm rugi, mending buat jalan ma keluarga this long wiken, jadinya ya nunggu sampe ada di rental aja ahh *kalau udah berkeluarga gini mah UUD benerrr hehe*

So, this is report from Bintaro and now we can start with another chit chat again, and…result from placement test, I am in pre-intermediate class*maaf info ga penting xixi*

August 8, 2007

tears…

Filed under: just writing


susah sekali bilang tamat, the end, sudah mati, selamat tinggal, sampai jumpa, saya akan pergi, untuk selamanya, karena aku sadar aku tak akan pernah bisa bilang itu semua, sekuat apapun aku ingin mengakhirinya, sekuat apapun aku ingin membebaskan diri, sekuat apapun aku ingin…karena keinginan itu hanya akan menyakitiku, sendirian. 


**beberapa tulisan ngambil dari mata**






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham