girasku ing panguripan…

November 29, 2007

jawa=ribet??

Filed under: uneg-uneg

Mau kawin eh nikah musti nunggu nemu tanggal yang bagus. Musti nyiapin ini itu, plus pada saat acaranya mulai, diribetkan dengan acara mulai dari pecah telur sampe buang bunga di atap rumah.

Saat hamil, musti gak boleh ini dan itu (walaupun tak terjang karena gak kuat saking banyaknya larangan).

Saat punya anak, harus beginilah, harus begitulah. Dan tak saya lakukan karena terlalu bertolak belakang dengan banyak hal yang saya yakini, tapi tentu saja didepan para sesepuh, saya akan meng-iya-kan. Lagi-lagi dengan alasan ‘ga enak’ dan mereka tentu lebih banyak makan garam dibandingkan saya dan suami.

Saat akan pindahan yang sebentar lagi, musti pindah tanggal segini jam segini (ribetnya itu hari kerja, pagi hari pula). Harus nyiapin mulai dari jenang sengkolo sampai sego kuning dan sebagainya(dan harus tanggal itu). Mumet-jelas. Suara dari yang rendah akhirnya meninggi saat adu argumentasi sama Sibu via telepon. Lah tapi Sibu khok dilawan, mau ndak mau saya akhirnya mengiyakan. Dan beruntungnya saya Sibu pengertian. Jenang sengkolo gak mungkin siap pada hari itu secara saya dan bojo kerja, simbak jaga Ning. Jenang sengkolo akan dibiikinkan di kampung, dan saya tetap akan mbikin sesuai jadwal saya dan simbak dirumah lodang(apalagi kalau bukan wiken).

Semua hari dan jam itu baik, tapi saat berbenturan dengan tanggalan jawa…ada beberapa hari yang dilarang, baik untuk mantu, memulai usaha, bahkan pindahan rumah, weleh emoticon

November 28, 2007

renungan

Filed under: uneg-uneg

Lagi drop, eh mbuka email dan dapat sesuatu yang membangun dari teman(thanks broemoticon). Dan saya mau membaginya dengan anda-anda sekalian,

*****

Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!"

Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.

Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami
hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialamai.

Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.

Bagaimana kamu dapat melakukannya?" Jerry menjawab, "Tiap pagi aku
bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya..
Aku selalu memilih sisi positifnya."

"Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata
Jerry, "Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu.
Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah
pilihanmu, bagaimana kamu hidup."

Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak
pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.

Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut.

Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku?"
Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan.

"Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus
mengunci pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup."

"Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, " Para ahli
medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata ‘Orang ini akan mati’. Aku tahu aku harus mengambil tindakan."

"Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang
bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. ‘Ya’
jawabku..

Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, ‘Peluru!’ Ditengah tertawa mereka aku katakan, ‘ Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati’."

Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.

Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang
lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan
segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.

*****

Hidup memang pilihan, dan sudah seharusnya kita bertanggungjawab dengan pilihan apapun yang sudah kita ambil dan menikmatinya, karena hanya itulah satusatunya cara agar kita bisa bahagia. Bagaimana menurut anda???

November 26, 2007

gift

Filed under: just writing

Betapa tak bersyukurnya hidupku akhir-akhir ini. Lupa akan segala keindahan yang sudah Sang Khalik berikan padaku, kesempurnaan hidup yang betapa sangat aku idam-idamkan dulu. Segalanya menjadi begitu tak berarti akhir-akhir ini, bahkan senyum indah itupun menjadi hal yang sudah sangat biasa.

Aku sadar, menjadi manusia yang hidup dengan segala hal disekelilingnya, menjadikanku banyak berubah. Harta, kasihsayang dan juga ego yang meludak kadang meng-alpa-kanku akan banyak hal. Dan tak seharusnya aku menjadikan orang-orang terdekatku menjadi kambing hitam yang seolaholah menjadi penyebab segala hal yang terjadi dalam hidupku. Kebosanan memang sesuatu yang mematikan, tapi tak seharusnya aku menjadikan hal tersebut untuk kembali menghidupkan banyak hal yang seharusnya sudah mati.

Thanks God I have them…

(episode pengukuhan hati)

November 23, 2007

me and my memory

Filed under: just writing

"tolonglah kamu datang lagi dalam kehidupanku. sekali saja. masuklah kembali ke dalam pikiranku, susurilah otakku. ambillah sel saraf di dalam ingatanku yang selama ini menyimpan namamu. ambillah, dan bawalah pergi. karena hanya itulah caranya agar kamu bisa terlepas dari ingatanku…"

(menghapusmu tak membuatku nyenyak tidur..shit)

aGMoN in show!!!

Filed under: just writing

Agnes Monica in show!!!!

==================

Kemarin, pulang gawe langsung meluncur ke Palmerah. Dengan dibonceng suami tercinta, perjalanan yang ternyata sangat macet disekitar jalur pembuatan busway(aku ga yakin nama jalannya-secara saya ini memang susah ngapal nama jalan). Aku sampe tertidur lho…kaget saat simas nyenggol dan mbengok, kalau dah nyampe Gramedia. Lah jam masih menunjukkan setengah lima, cepet amat. Aku pikir Palmerah itu Tanah Abang..haha(goblok khok di piara to…)

Telpon si Mas Wahyu nyang punya iwak dan disuruh nunggu. Ada kejadian ngisin ngisinke-gini kali ya kalau blind date tanpa pernah lihat muka masingmasing. Saat nunggu itu, tibatiba ada cowok make motor berhenti dekat kami menunggu. Aku bolak balik ngelirik-dan lihat tuh cowok ngeluarin hpnya-pasti mau nelpon-dan GRnya aku dia pasti mau nelp diriku. Dengan PDnya tanpa ba bi bu lagi tak sapalah tuh cowok, ‘Mas Wahyu ya??‘ dan Dia nggeleng.asyemm ki isin tenan, langsung balik grak ke arah suami. Di ketawain ma simas, katanya..‘makanya jadi orang ojo kesusu, grusa grusu..haha’..welahhhh jan ngisin ngisinke tenan emoticon

Tapi untung, ga berapa lama simas wahyu(yang ternyata berkacamata)nongol dan dari jauh wes umak umek neng lambe ‘ mbak Mei yo??’…fyyyuhhh untung, akhirnya bisa menghilang dari cowok itu..

Langsung menuju TKP. Ngobrol sana sini(ga banyak sih, secara kita cuman ngomongin gimana caranya ngurus tuh AgMon). Akhirnya kita berpisah dengan saya memangku aquarium sebesar 35x15x20cm. Lumanyan bikin bonyok bengkeng dan kaki kram. tapi akhirnya kami bisa sampai dirumah dengan selamat. Di sambut dengan Ning yang excited dengan ikan, kami bersama-sama menaruh Agmon dan iwak-iwak lain yang kecil ke aquarium.

well, ini pose-pose mereka (btw si AgMon ini benarbenar primadona secara dia yang paling besar, berkulit terang dibandingkan dengan teman-temannya yang berkulit gelap dan kecil). Trus kenapa dikasih nama Agmon-kepanjangan dari Agnes Monica, ya karena dia paling sexy di antara temanteman yang lainnya..tanyakeun pada yang punya(haloo mas Wahyu, makasih ya..hehe)

November 22, 2007

gidal

Filed under: just writing

nyerocos ae lambene, koyok sepur. nyomak nyamek ndancuk’i tenan!! lagian sopo seng perduli karo omongane…woalahhh yu yu, kono ngomong karo tembok ben aku ra pengen muntah krungu omonganmu…lipstikmu kui mestine dudu gincu tapi gidalmu seng nglumpuk mergo kowe kakean omong…omong khok ra onok entekk’e.panas ki kupingku..asyem tenan!!!!

siyalan nih orang, senengange ngganggu uwong wae

November 14, 2007

hujan basah…

Filed under: just writing

hujan, dan kita terdiam di pinggir ranjang ini… tempias air yang melabrak jendela, menebalkan kabut, membuat kabur pandangan kita. kualihkan mata menatap wajahmu, yang masih menyisakan keringat. alismu yang basah, dan bibirmu yang dahaga, membuatku jadi ingat semuanya. kita baru saja bercinta dengan rakus… seperti hujan, yang murka membasahi bumi.

******

Udan Udan enak’e ngopo????

November 13, 2007

menjadi orangtua

Filed under: me and fam, just writing

Menjadi Guest Speaker buat kutil kutil yang masih duduk di kelas bawah itu ternyata menyenangkan. Di tempat kerjaku ini, mereka memang di ajarkan untuk berpikir aktif. Tak ada catat mencatat. Mereka hanya mendengarkan dan harus me-review apa yang baru saja mereka dengar. Ada yang memang langsung bisa nangkep, tapi ada juga yang plengak plengok kek sapi ompong ga ngerti saat di tanya balik karena memang saat aku berbicara, mereka sibuk dengan diri sendiri. Mungkin dia berpikir tentang mau main apa nanti, atau gimana cara yang paling yahud ngusilin teman yang duduk didepannya..hehe, dan mereka mengingatkanku saat jaman masih bersekolah di SDN Kayenlor1. Usil, jahil dan nakal adalah cap bagi aku dan gerombolanku waktu itu.

Jaman aku bersekolah dulu, catat mencatat adalah bagian mutlak yang harus dilakukan. dan hapal menghapal dengan ditemani segelas kopi dan pintu tertutup serta suara radio simbah yang berjaga di luar pintu saat ujian adalah hal yang harus. Jaman sekarang, bagian seperti itu tak ada lagi. Anak anak di ajarkan untuk berpikir kritis, terbuka dan aktif. Guru tak selalu paling hebat. Pertanyaan mereka juga sangat mengagumkan untuk anak seusia mereka. Mereka benar benar anak anak hebat yang bisa mengolah kata dengan hebat dan menjadikannya pertanyaan. Aku yang nggumunan ini lumanyan tertohok…Aku sudah sangat jauh tertinggal…

Anakku, Ningrum sekarang berumur 2,5 tahun. Sudah pintar menyanyi-walaupun nadanya sesuka dia. Sudah pintar ngobrol di telepon dan selalu menjadi nomor satu mengangkat gagang telepon saat terdengar dering telepon. Sudah hapal jadwal tivi kesukaannya dia-Dora, Spongebob, Naruto dan Gaia. Juga selalu minta diputarkan Vcd Dancow tiap jam mimik susunya. Sangat bawel tiap diajak kemanapun. Sudah bisa minta mainan yang dia suka tiap jalan ke mall. Gak berasa, benar benar ga berasa…Proses hamil, melahirkan dan menjadi ibu benar-benar dengan cepat terlewatkan. Arep dadi opo nduk sok lek kowe gede???

Saat kita membesarkan anak, tanpa kita sadari banyak harapan yang kita tanggungkan pada anak. Dan aku yakin, semua harapan itu indah. Semua orangtua ingin anaknya menjadi anak yang baik, sukses dikemudian hari, dan yang pasti bisa membanggakan kita sebagai orangtua. Dan kadang beban itu akhirnya malah membebani anak. Aku tak mau-semoga, menjadi orangtua seperti itu. Sekarang gendukku masih kecil, aku masih bisa me-remind diri sendiri tentang hal itu. Tapi kelak??aku tak tau…tapi yang pasti saat aku mulai melenceng dari tekadku, semoga aku bisa mengingat kembali, bahwa anakku adalah pribadi sendiri yang punya hasrat dan keinginannya sendiri. Tugasku hanya membimbingnya dan membetulkan, saat langkah kecilnya mulai berbelok arah…semoga

(editan ngasal karena kejar tayang..haha)

November 12, 2007

addicted to…

Filed under: just writing

Koyo bikin NAGIH??? kek nya emang iya.

Koyo selalu HARUS ada. Dirumah, tempat gawe, bahkan tas. Kapanpun dan dimanapun aku butuh, tinggal buka dan tempel. Harus yang CABE, karena hangatnya benar-benar PAS. Asal ya masangnya ditempat yang PAS juga sakitnya. Kalau ga ya siap siap aja kebakaran jenggotpanasan.

Saat hamil, kaki jadi sering kram. P2SK(pertolongan pertama saat kram)-nya ya koyo. Kalau pas ada suami, bisa minta dipijit. Tapi saat home alone…mau megang kaki mana kuat, secara perut segede gendang gituh…dewa penolongnya ya cuma koyo. Sejak saat itulah keCANDUan pada koyo makin menjadi. Apalagi sejak melahirkan. Kalau kata orang jawa, semua urat urat nglolosi-jadinya sering pegel di kaki. Lagilagi P2SK-nya ya koyo lagi. Pokok’e koyo is the best lah.

Terkilir-koyo. Linu-koyo. Kecetit di urat bagian manapun-koyo. Pokok’e koyo emang TOP MARKOTOP!!!

Oya, kalau anda anda mau nyoba, jangan nyoba yang koyo cabe dengan gambar seperti ini…

(ini puuuuuaaaanassssseee polll) hanya diperuntukkan bagi expert seperti saya. Kalau masih pemula hendaknya mencoba yang hangathangatmenggoda dulu, seperti ini koyo merk hansaplast. Sebab itu gak panas babar blas kalau bagiku. Cuman nyontal nyantil, nggatelke kulit thok. Tapi mungkin kalau bagi yang ga pernah make ya panas pol, termasuk bojo.

Di banding pijet yang sakitnya RUARRRRR BIASA-untuk kasus terkilir, atau urat kejentit karena salah posisi tidur, atau loro boyok…boleh nyoba koyo. Lebih mujarab dan tak berbau, timbang borehan minyak si nyongnyong yang ga ber-efekemoticon

Silahkeun Mencoba…

November 9, 2007

no title…

Filed under: just writing

" Jangan sakit kalau elu miskin, lu mending mati daripada lu sakit!!!"

Sakit itu memang ga enak. Sakit apapun sama saja ga enak. Mau pilek, cuma batuk atau panas sekalipun. Tak ada yang mau sakit, mending sehat dan bisa menikmati hidup dengan enak. walaupun cuman makan nasi putih ma tempe goreng plus jlantah( sisa minyak buat menggoreng) rasanya sudah seperti di surga kalau lidah pengecap kita sehat. tapi bila kita sakit, hal pertama yang diserang ya mulut kita. mau makan apapun rasanya tak enak. Jangankan tempe plus jlantah, daging kimlah-kimlah merah yang menggodapun tak lagi sedap di mulut.

Sakit memang mahal. Makanya jangan sakit!!! Apalagi dengan keadaan yang ada saat ini. Biaya pengobatan yang mahalnya tidak karuan. Juga dokter yang banyak bikin leher-leher penderita tercatut saat harus menebus obat. Kenapa Negara kita tak menanggung biaya pengobatan ya??Bukannya mereka mereka itu sudah cukup kaya. Mobilnya ada 5 berjajar, anak anaknya sekolah di Luar Negeri. Istri syahnya memang satu, tapi simpanan dimana mana. Dan mereka pasti butuh harta juga. Ahhh mereka mereka itu pasti punya banyak harta, tapi kenapa mereka tetap minta tambah mobil lagi ya..tambah gaji lagi ya…coba mereka bandingkan dengan gaji seorang pemulung yang cuman seiprit dari gaji pembantu pembantu mereka.

OO iya, Gakin????ahahaha ngomong aja!!! Untuk Gakin, merekapun kadang dibalakin uang liar. Dari Pak RT, Pak RW bahkan sampai penggede Desa juga minta. Untuk selembar surat miskinpun mereka harus membayar. FREE???taik KUCING!!!

******

Aku ingin hidup dalam kedamaian dan kebahagian yang indah. Bersama dengan merdunya suara angin, bisikan daun daun dan tetesan bening embun…

(seng kuat yo to…)

 






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham