girasku ing panguripan…

November 9, 2007

no title…

Filed under: just writing

" Jangan sakit kalau elu miskin, lu mending mati daripada lu sakit!!!"

Sakit itu memang ga enak. Sakit apapun sama saja ga enak. Mau pilek, cuma batuk atau panas sekalipun. Tak ada yang mau sakit, mending sehat dan bisa menikmati hidup dengan enak. walaupun cuman makan nasi putih ma tempe goreng plus jlantah( sisa minyak buat menggoreng) rasanya sudah seperti di surga kalau lidah pengecap kita sehat. tapi bila kita sakit, hal pertama yang diserang ya mulut kita. mau makan apapun rasanya tak enak. Jangankan tempe plus jlantah, daging kimlah-kimlah merah yang menggodapun tak lagi sedap di mulut.

Sakit memang mahal. Makanya jangan sakit!!! Apalagi dengan keadaan yang ada saat ini. Biaya pengobatan yang mahalnya tidak karuan. Juga dokter yang banyak bikin leher-leher penderita tercatut saat harus menebus obat. Kenapa Negara kita tak menanggung biaya pengobatan ya??Bukannya mereka mereka itu sudah cukup kaya. Mobilnya ada 5 berjajar, anak anaknya sekolah di Luar Negeri. Istri syahnya memang satu, tapi simpanan dimana mana. Dan mereka pasti butuh harta juga. Ahhh mereka mereka itu pasti punya banyak harta, tapi kenapa mereka tetap minta tambah mobil lagi ya..tambah gaji lagi ya…coba mereka bandingkan dengan gaji seorang pemulung yang cuman seiprit dari gaji pembantu pembantu mereka.

OO iya, Gakin????ahahaha ngomong aja!!! Untuk Gakin, merekapun kadang dibalakin uang liar. Dari Pak RT, Pak RW bahkan sampai penggede Desa juga minta. Untuk selembar surat miskinpun mereka harus membayar. FREE???taik KUCING!!!

******

Aku ingin hidup dalam kedamaian dan kebahagian yang indah. Bersama dengan merdunya suara angin, bisikan daun daun dan tetesan bening embun…

(seng kuat yo to…)

 

5 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://meilinpruwita.blogsome.com/2007/11/09/no-title/trackback/

  1. yo kuwi mei, kepincangan di negara kita amat sangat mencolok mata yg kaya tambah kaya yg miskin tambah miskin —>>kata pak haji rhoma

    mugo2 si ‘to’ mu kuat ngadepin

    duduk to’ku, tapi karto tukang mi ayam

    Comment by kenny — November 9, 2007 @ 5911am

  2. yeah, itulah indonesah. sing sugih makin sugih, sing kere makin kere aja.

    sopo meneh kuwi si “to”?

    aku wis tekan kantor meneh mei, mayan cuci mata jadi seger lg skrg. :D

    bakul mi ayam samping kantor, mesakne…=(

    Comment by evi — November 9, 2007 @ 3811am

  3. siapa bilang sakit ngga enak. itu waktu ditekan sakit, tapoi eunak banget lho jeung… :) )

    hahaha…nguawur cah iki..haha…wes gede tenn yo awakmu saiki ta..qeqeqe

    Comment by mata — November 9, 2007 @ 5111am

  4. hhhhh….nyesek, mei :(

    Comment by venus — November 12, 2007 @ 1311am

  5. ngaku aja, manusia Indonesia msh rakus…

    Comment by jeng endang — November 14, 2007 @ 4711am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham