girasku ing panguripan…

November 26, 2007

gift

Filed under: just writing

Betapa tak bersyukurnya hidupku akhir-akhir ini. Lupa akan segala keindahan yang sudah Sang Khalik berikan padaku, kesempurnaan hidup yang betapa sangat aku idam-idamkan dulu. Segalanya menjadi begitu tak berarti akhir-akhir ini, bahkan senyum indah itupun menjadi hal yang sudah sangat biasa.

Aku sadar, menjadi manusia yang hidup dengan segala hal disekelilingnya, menjadikanku banyak berubah. Harta, kasihsayang dan juga ego yang meludak kadang meng-alpa-kanku akan banyak hal. Dan tak seharusnya aku menjadikan orang-orang terdekatku menjadi kambing hitam yang seolaholah menjadi penyebab segala hal yang terjadi dalam hidupku. Kebosanan memang sesuatu yang mematikan, tapi tak seharusnya aku menjadikan hal tersebut untuk kembali menghidupkan banyak hal yang seharusnya sudah mati.

Thanks God I have them…

(episode pengukuhan hati)

11 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://meilinpruwita.blogsome.com/2007/11/26/gift/trackback/

  1. Podium

    Comment by massnyuss — November 26, 2007 @ 2711am

  2. ambegan sik, mbakyu.. :P

    Comment by mbahatemo — November 26, 2007 @ 3611am

  3. saatnya untuk instropeksi diri
    /*merenung

    Comment by pinkina — November 26, 2007 @ 4811am

  4. selamat berjuang, ndhuk!

    Comment by venus — November 26, 2007 @ 4411pm

  5. ikhlas. itu kuncinya.

    Comment by evi — November 27, 2007 @ 0111am

  6. memang ada waktunya begitu..rasanya semua pernah melewati yg begini, tinggal beda2 dimensinya.

    kontak gmailmu opo?

    Comment by jeng endang — November 27, 2007 @ 2411am

  7. itulah manusia yg selalu kurang nrimo

    Comment by kenny — November 27, 2007 @ 2011am

  8. wah aku yo kesindir ki krn menghidupkan sesuat yg seharusnya sdh mati. tp apa iya itu harus mati? ah mbuh..

    Comment by de — November 27, 2007 @ 3711am

  9. “menjadikan orang-orang terdekatku menjadi kambing hitam”

    wah..penyihir ki berarti…

    Comment by pitik — November 27, 2007 @ 4211am

  10. makanya jeng, lihat juga keindahan yang remeh-temeh, yang sederhana. jangan liat ke atas mulu … halah, opo seh … :D

    Comment by ndoro kakung — November 27, 2007 @ 1011pm

  11. saya bersyukur buat caffein yang numpuk diotak saya yang bikin saya waras tiap hari..hehehe

    Comment by stey — November 28, 2007 @ 1811am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham