wiken.
Jumat malam di telpon teman, dikabari kalau ada pembantu yang bisa tinggal. Langsung menuju TKP dan bertemu dengan yang bersangkutan. Aku melihat seorang wanita muda, ditemani dengan seorang laki-laki yang ternyata adalah suaminya. Berumur sekitar 23tahun, asal Pandeglang. Bersuamikan seorang jawa, tukang. Penganten baru. Tak terlalu bisa bertanya banyak, karena Ning yang mengantuk sangat rewel. Akhirnya saya bawa dia menuju rumah kontrakan-tentu saja tak ada tempat buat dia tidur, secara kontrakan saya hanya ada satu tempat tidur.
Sabtu pagi kami memutuskan untuk pindah hari itu juga. Packing-karena mendadak semua baru dipacking pagi itu. Dan kami pindah jam 12 siang dengan mobil pickup hasil sewaan. Kami meninggalkan bantal, karpet dan sapu lidi di rumah kontrakan-sebagai syarat pindahan-dan baru akan kami bawa pergi saat tanggal 16 malam-karena menurut sesepuh tanggal itulah yang baik buat kami pindah-jadi niat kami pindah tetap tanggal 16 malam. Berberes rumah, merapikan sana, merapikan sini, paku sana, paku sini…terus sampai jam 8malam, Ning tertidur sendirian di depan TV, ternyata tanpa sadar kami sama sekali tak menghiraukan dia karena terlalu sibuk.
Minggu kegiatan kami isi dengan berberes lagi.
Minggu ini memang berat, apalagi buat Ning. Suasana lingkungan yang baru, dan juga mbak baru membuat dia tampak lebih pendiam. Apalagi kami tak bisa mengajaknya main mandi bola seperti biasanya tiap minggu karena pindahan. fyuhhh…capek tapi lega, semua sudah beres, tinggal prinilan-prinilan kecil seperti korden yang belum ada(aku terpaksa memakai kain gendong adek untuk ganti korden hehe). Yup teman, kalau pas ngelewatin daerah Bintaro, monggo mampir ke tempat kami. Kalau cuma kopi panas dan goreng tempe, pasti tersedia

wah, tenane nawarin ki…?
insya Allah nanti kalo liburan panjang aku mampir ya…?
Comment by evi — December 10, 2007 @ 0012am
sido pindah to Yu, mulane cet e (theme) yo anyar
Comment by petrus suratno — December 10, 2007 @ 1912am
waaah……mesthi nggoleki tukang pijet iki…….kopi dan tempe goreng, itu sdh lebih dari cukup, apalagi kalo nyonya rumahnya mesthi akeh ceritane…heheheh
Comment by jeng endang — December 10, 2007 @ 2612am
alamatnya mana??? eh bintaro ki daerah mana to???
kekekekeke aku ndak pernah ke bintaro
Comment by wieda — December 10, 2007 @ 0412am
duh senengnya pindah kerumah sendiri, klo deket aku kesana mei sekalian sekalian titip anakku hahahahha malah nambaih repot yo
Comment by kenny — December 10, 2007 @ 4212am
mendoan angetnya yg banyak yah jeng
Comment by aprikot — December 10, 2007 @ 2512am
pisang goreng ono ora, mbak?
Comment by mbahatemo — December 10, 2007 @ 0512pm
Oke, oke, kalau lewat, aku mampir. Kalo nggak lewat, aku tetep mampir. Tapi sama dengan wieda, aku mau tanya, Bintaro itu mana to? Gubrak!
Comment by budi maryono — December 10, 2007 @ 3912pm
tak pijeti plus gelem ga?
Comment by Hedi — December 10, 2007 @ 4712pm
bintaro ki sebelah endine jembatan merah?
Comment by de — December 10, 2007 @ 1612pm
selamat… moga betah… dan berkah… amiien
Comment by Qky — December 11, 2007 @ 2312am
kpn2 aku dolan mrono. gawekno kopi yo, mei?
Comment by venus — December 11, 2007 @ 2512am
waaa selamat, semoga tetangganya funkeh. biar gak salah rumah, kok gak ada skrinsutnya?
Comment by kw — December 12, 2007 @ 4812am
bintaro itu misih merah-putih kah benderanya? :d. selamat pindahan bu, semoga rukun sama tetangga sesuai artine rt iku ya rukun tetangga bukan ribut tetangga yah. dan, selamat ajojing, eh, jogging deng :d
Comment by danu — December 12, 2007 @ 4212am