perkawinan
Pokok’e MELU (melu sopo)
Yo melu kowe
Pokok’e MELU (melu nyang ndi??)
Yo nyang ndi wae
Piye piye janjine, aku neng omah dewe, piye piye janjine..MELU MELU pokok’e MELU
**********
Lagu campursari yang biasanya dinyanyikan mas Kempot sama pasangannya itu begitu mendunia(halah..menjawa). Perempuan jawa itu identik dengan hal seperti itu. saat wanita jawa menikah, maka sang suami adalah main person di hidupnya. Kasare, surgo katut neroko nurut.(surga ikut, neraka nurut). Doohhh sebegitunyakah takdir wanita jawa???.
Tapi mungkin ini sama dengan ajaran di kepercayaan saya. saat kami mengucapkan janji nikah dihadapan pendeta, maka disaat itu pula lelaki yang kita nikahi itu adalah kepala, pimpinan. Ibaratnya laki laki adalah kepala dan kita-wanita adalah bahunya. Tapi bukan berarti kita adalah pembantu yang bisa disia siakan. Wanita juga punya hak yang sama-dalam segala hal dalam kehidupan berumah tangga, namun memang seharusnya pengambil keputusan tentunya harus sang lelaki. saat keaadaan tak seperti seharusnya, ya kaum perempuanlah yang tetap harus bisa menghargai, menghormati lelaki dalam kehidupan pernikahannya. Karena bagaimanapun lelaki adalah pasangan hidupnya, pemimpin dalam keluarganya dan juga bapak dari anak-anaknya. Intinya adalah suami dan istri punya peran yang sama dalam rumah tangga, saat yang satu nyelewar, wajar kalau yang lain mengingatkan - pun demikian sebaliknya.
Jadi kalau di bilang surgo katut neroko nurut…nggak juga. Bagaimana menurut anda??

yg bener, surgo nunut, neraka katut…….mbuh yo, gak iso njawab aku…..
Comment by jeng endang — January 30, 2008 @ 591am
wekekeke..
kok koyoke amat sangat tidak cocok dgn dirimu jeng
:D
Comment by Om om.. — January 30, 2008 @ 181am
lah, gimana kalo si istri sore ini mo kencan dengan cowok lain….?
apakah si istri patut dijewer juga….?
tolong ya jeng jawab pertanyaanku.
Comment by evi — January 30, 2008 @ 271am
pokoke melu, ayu adine, the my is three **bacaan belakang truk**
Comment by iway — January 30, 2008 @ 571am
ning surgo nunut, neng neroko udad-udud..
Comment by pitik — January 30, 2008 @ 121am
mungkin lebih tepatnya, bersama-sama menciptakan sorga, bersama pula memadamkan neraka.
hubungan dengan rekan biasa aja butuh penghargaan, konon lagi dengan seseorang yang bersamanya kita menghabiskan sisa waktu.
Comment by Toga — January 30, 2008 @ 341am
ho oh ho oh ae lah…. sing penting urip rukun bahagia adem sentosa duwe anak akeh.. kekekeke
Comment by Anang — January 30, 2008 @ 291pm