Poelang kampoeng
I am back…
Pulang dari ndeso selama hampir 2 minggu membuatku siap kembali berkutat dalam kepenatan kota yang penuh dengan polusi ini(ehem..sebenarnya karena aku tinggal dan bekerja di pinggiran kota-maka kemacetan dan polusi tak terlalu terasa).
Kampungku, seperti biasa. Ada Ibu, iyut yang semakin sepuh(tua) dan ketemu lagi sama Bapak. Adek yang pulang dari Surabaya khusus untuk ketemu sama keponakan dan mbakyunya membawakan saya banyak oleh oleh(koyo’e kebalik ya..bukan saya yang bawain dia oleh oleh tapi malah dia..hehe). Makan sego pecel-tumpang tiap pagi(cuman Rp.3000 tapi dapat sepiring penuh-wareg lan enak), makan lagi sate bekicot 02, kreco, dan es dongdong. Makanan jaman SD yang tetap tak kangeni tiap aku pulang kampung ( rasanya kerinduan selama setahun terbalas sudah ). Cuman ada yang hilang sodara sodara, saya ndak nemui lagi lopis sama cenil. Padahal makanan itu yang selalu jadi favorit saya tiap pulang. Cenil yang merah putih hijau di balut dengan gula merah itu leyap dari peradapan pasar tradisional tempat saya tinggal. Tiap ethek(tukang sayur) yang lewat saya tanyain juga ndak bawa. Katanya ketan mahal. Waduhh biyung, ternyata makanan kesukaan saya itu ndak bisa bertahan dalam kejamnya dunia..hiks…(sampe sekarang saya masih nyesel ga bisa makan cenil sama lopis itu..hiks)
Pas disana ketemu juga sama bulek Evi yang pulang dari negoro Londo. Beliaunya sama suami dan anak anaknya. Lumanyan dapat coklat dan Ningrum dapat sangu( bulek, masio aku kerjo aku nggak nolak yen juga panggah disangoni khok..hahah)
Dodolnya saya, saya mbawa kamera tapi malah lupa. Kamera tersimpan rapi di pojokan tas. saya baru ingat kalau mbawa pas udah pulang. Jannnnn…pikun poll!!!
Ehem..demikian report pulang kampung kali ini. Walaupun report kali ini gak afdol karena gak ada photo photo, tapi semoga tetap membuat pembaca sekalian mengetahui kabar terakhir tentang saya..hahahahahaha!!!!

wah pulkam emang selalu menyenangkan. itu kamera baru ya?
lama gak beredar kemana aja?
Comment by kw — July 11, 2008 @ 047am
pesenanku ga lupa kan? kripik bekicot hehehe….
*para istri kurang ajar*
jadi kapan enaknya aku ambil? nanti sore ketemu di tempat favoritmu? ato besok sabtu dari pagi sampe malam? mumpung pak bos kerja hahaha…..
Comment by evi — July 11, 2008 @ 417am
In kabare piye? Aku sebentar lagi juga pulang kampung.
Dariyah masih jualan nasi pecel khan? Yaitu yang aku kangeni suasana Desa kita. Malam-malam melekan sambil gitaran, makan kacang godog. Lumayan ya dapat sangu soko bulek evy. Sayange kita nanti nggak ketemu di Desa ya………….?
Comment by Puspita — July 11, 2008 @ 127am
wah abis pulkam tho…mesti program diet’e modol2 ki hihihihi (ngikik seneng)
wes gek ndang nge blog maning, ym an maning
Comment by kenny — July 11, 2008 @ 567am
oalah camping (aka pulkam) toh, pantes dak pernah keliatan. mugi2 tuh kamera kelupaan beneran bukan krn gak bisa makenya yak :d *lopis sama cenil perasaan tiap hari di depok ada bu
*
Comment by danu — July 11, 2008 @ 417am
Lha aku mesti pulkam ke mana? Meri aku kalo baca postingan kayak gini. Met balik dengan kesegaran pol-polan ya… Btm, Qaryah Thayyibah itu namanya aja yang kayak pesantren, asline ora. Wong yang ngasih nama itu juga pendeta kok. Aneh tapi asyik.
Comment by budi maryono — July 11, 2008 @ 187am
pulkam juga? aku jg baru balik dari ndeso. pegel tapi suuueneng
Comment by venus — July 13, 2008 @ 157am
nomer hape ganti meneeeeeh????????? wis jaaaaannnnnnnn…..
Comment by endang — July 13, 2008 @ 567pm
In kalau pingin lihat Timothy ada di www.brodybookings.com
Klick di adface, klick lagi di bag. male lihat hal 34 atau 35 .
Nama anakku Timothy Friedrich.
See you……………………….
Comment by Puspita — July 14, 2008 @ 497am
wahhhh asiknya pulang kampung…
Comment by nothing — July 21, 2008 @ 087pm