girasku ing panguripan…

November 4, 2008

gundah gulana

Filed under: uneg-uneg

Keinginanku untuk melanjutkan pendidikan (program ekstensi) lagi membuatku dan suami memikirkan keadaan yang sangat sulit kami lakukan.  Dengan keterbatasan dana yang ada, bila mau kuliah maka mau tak mau kami harus menitipkan anak kami ke rumah simbahnya di kampung(kediri) selama 2,5tahun - sampai pendidikanku selesai.

Dengan Ningrum dititipkan ke simbah, kami bisa menghemat biaya pembantu, biaya makan berkurang separo, biaya jajan, biaya mainnya adik setiap minggu. Kalau ditotal total bisa untuk mencicil uang kuliah. Akhirnya dengan tekad membara, sore kemarin aku menelepon ibu di Kediri. Ibu, tentu saja tidak keberatan(malah senang). Dan kamipun pulang kerumah dengan keputusan ningrum ikut simbah di Kediri.

Tapi sesampainya dirumah, dan memeluknya, tak terasa airmataku tumpah. Ningrum yang tak tahu apaapa bingung. Apa benar keputusan yang akan kami ambil ini adalah yang terbaik untuk kami, aku, suami dan Ningrum……..(apa yang harus aku lakukan???)

10 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://meilinpruwita.blogsome.com/2008/11/04/gundah-gulana/trackback/

  1. blm biaya klo gi sakit kangen mei….duh wes niat tenan po?
    tp apapun keputusanmu kalian, smoga itu yg terbaik aku cuma bisa berdoa smoga semua berjalan lancar oloh..olohhhhh :D

    Comment by kenny — November 4, 2008 @ 4411am

  2. wes mantep tenan…? teganya…teganya….
    berdoalah minta yg terbaik pada Tuhan jangan gegabah.
    dan apapun keputusanmu, itu yang terbaik Insya Allah :)

    Comment by evi — November 4, 2008 @ 5511am

  3. tujuan sebenarnya apa to, mbak ?
    apa nggak dipikirkan juga kalo kangen sama ningrum, tetep ada biaya kesana. lagian nitip ningrum di simbahnya juga kan tetep nyetor biaya buat dia. sama saja kan ? terus apa bisa konsentrasi nantinya ? 2,5 tahun lho. njenengan nanti akan kehilangan momen2 dia waktu kecil, waktu lucu2nya. dan itu tidak bisa kembali. sungguh.
    pertimbangkan lagi lah mbak. demi kebaikan ningrum juga.
    eh, kok malah nasehati….maaf lho dan salam kenal :)

    Comment by deenee — November 5, 2008 @ 5711pm

  4. alow Mei… lama menghilang yah, comments dikit ah…
    “Yakin siap untuk kehilangan waktu ???? Banyak perkembangan batita selama dua tahun, siap untuk kehilangan moment2 itu ???”.

    miss u uy…. :D

    Comment by first rama — November 6, 2008 @ 3311am

  5. Meski sungguh aku tak punya hak, aku tetap bilang, “Jangan Mei, jangan!” Aku baru aja ngedit tulisan para perempuan pensiunan BRI. SAtu di antara mereka, ketika bicara soal anak, menyatakan, “Kita bisa membuat uang, tapi tidak bisa membuat waktu.” Sekali lagi, “Jangan Mei, jangan!”

    Comment by budi maryono — November 6, 2008 @ 2611am

  6. kalau si ningrum dah siap untuk ditinggal ya kenapa tidak, tapi yakin ningrum dah siap ikut embahnya ? siapa tahu masih butuh kamu jeung. ya baiknya dipikir lagi deh… tapi kalau emang itu yang terbaik untuk dilakukan dan merasa kuliah itu penting ya lakukan yang terbaik saja. :)

    Comment by mata — November 7, 2008 @ 1811am

  7. sekolah juga sebuah prestasi…
    embuh bu,
    tapi percayalah apapun yang terjadi itulah jalan yang terbaik dari tuhan untuk anda
    sukses deh bu..

    Comment by nothing — November 7, 2008 @ 2811am

  8. pernah dulu ponakan dititip d rumahku di jogja,ampir 1 bulan,
    akhirnya malah dia trauma g amau main k rumahku lagi,
    bahkan k jogja juga ga mau :(
    kok rasanya berat bilang “ok itu bagus mei”

    miss u

    Comment by vita — November 11, 2008 @ 5711am

  9. Bacutno Mei tak bantu doa
    Mogo lancarrrr

    Comment by cokro — November 12, 2008 @ 0711am

  10. kembali ke postingan “doa” lagi mbak, pasti ono jawaban

    Comment by piet — November 12, 2008 @ 2311am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham