Summary of CPR training
Summary dari hasil training 2 hari di SOS, Cipete:
4 rantai keselamatan:
1. akses dini, call for help, telepon ambulan, ataupun polisi bila kasusnya kemungkinan kriminal.
2. BHD-bantuan hidup dini. D-R-A-B-C
D. Danger. Kita harus make sure kalau lingkungan sekitar korban aman, jangan sampai jadi korban berikutnya. safety for ourself is important. Contoh nih, ada korban tenggelam, kalau nggak bisa renang ya jangan latah renang, yang ada kita ikutan tenggelam. Tunggu sampai korban di bawa k pinggir dan kita baru bia menolongnya.
R. Respiration. Head tilt chin lift. We have to see which is he/she breathing or not. caranya dengan mendekatkan pipi kita ke lubang hidung korban sambil mata kita melihat pergerakan dadanya. bila bernafas baringkan dalam posisi recovery(miring), bila tidak bernafas masuk ke rantai berikutnya:
A. Airway. Lakukan nafas buatan 2 kali dan compression 30 kali. mouth to mouth jangan dilakukan bila tidak ada alat bantu. cairan apapun yang keluar dari mulut korban mengandung berbagai macam hal yang kita tidak tau. lakukan kompresi terus menerus
B. Breathing. Bila korban mulai bernafas(mungkin dengan tanda tanda batuk batuk, segera miringkan. dan observasi nafas dan nadi setiap 10 min.
C. Circulation. Kita juga harus melihat apakah ada perdarahan di sekitar badan korban. bila ada langsung hentikan dengan 3T+1B. Tekan, tinggikan, tekan titik tekan+balut.
3. AED. automated external defibrillator. Alatnya lumanyan mahal, di SOS di jual seharga 3000-4000$. tapi bila kita mempunyai alat ini kemungkinan keberhasilan sampai mencapai 75%, bahkan 95%bila dilakuakn sebelum menit pertama.
4. BHD lanjut. Ambulan datang. Kita sukses menolong orang =)
CPR bisa dihentikan bila korban telah bernafas kembali, bantuan datang atau kita sudah kelelahan.

long time no see mbak.. pa kabar
Comment by Anang — August 28, 2009 @ 478am