girasku ing panguripan…

June 23, 2008

bulekku sayang

Filed under: me and fam
  1. Aku udah kirim gambar anakku, namun cuman satu. Maklum Gaptek

Comment by Puspita — June 18, 2008 @ 086pm | Edit This

  1. Aku berangkat dari Frakfurt tgl 27 July, sampai Jakarta 28 July.
    Salam kangen soko tantemu sing kemayu ning ora ayu.

    Comment by Puspita — June 18, 2008 @ 246pm |

Keberadaan internet benar benar membuka batasan jarak antara orang perorang. 2 malam yang lalu aku benar benar di bikin kaget saat ada sebuah suara menyapaku. Bulek( tante ) yang lama tak bersua-karena keberadaan si bulek yang di negara jauh dari Indonesia dikarenakan mengikuti suaminya tiba tiba menelepon. Kaget!!! Dan terlebih lagi si bulek menelepon karena mengetahui keberadaan blog ini yang akhir akhir ini memang jarang aku urusemoticon.

Walahhh, ternyata beliau ini menemukan coretan coretanku, segala sampah, uneg uneg bahkan kesenangan dan juga hmm mungkin makian makianku yang ga mungkin bisa tersampaikan kepada yang bersangkutan(kebanyakan sih urusan pertemanan maupun urusan bos dan anak buah)…hehe, si bulek ini bageur pisan. Seingat saya beliau ini Jagoan neon, tomboy dan sangat pede. Di ingatan masa kecil saya, di kampung saya(halah) bulek ini satusatunya cewek yang saat masa mudanya(hoho sekarang sudah estewe dia - ngapuntene bulekkkk)satu satunya cewek yang berani menaiki sepeda motor cowok untuk pergi kepasar.

Wess jan, ternyata dengan adanya telepon mengagetkan ini saya punya lagi alasan agar saya tetap bisa mencintai blog saya ini…huhui

Om-nya Ningrum. Hmm…bulek Ita, anakku ra kalah ayu karo timmy..hihi(mak’e PEDE tenannnn..haha)

February 13, 2008

1 2 3

Filed under: me and fam

 

 

 

 

 

 

Caught In Action !!!!       

February 11, 2008

liburan dan Ning

Filed under: me and fam

Liburan 4 hari, err 3 hari sebetulnya-karena sabtu saya tetap masuk lembur bola seperti biasanya- saya isi dengan "hanya stay dirumah". Karena hujankeparat membuat kami benar benar tak berdaya. Makan, tidur, nonton tipi, sampe bermain bola ala Ningrumpun harus dilakukan dalam rumah. Untungnya kejadian kebanjiran lokal tak lagi ada. Pak tukang sudah memermak rumah, membesarkan tempat pembuangan air di dapur sehingga saat hujan besar kami tak ketakutan banjir lagi. hanya bagian atas(atap) yang belum bisa diapa apakan, karena harus menunggu sampai cuaca benar benar terang-yang berarti mustahil bisa ditunggu dihari hari ini. Yo weslah..disabar sabarkan saja, yang penting ndak banjir sudah cukup…

Untuk mengisi kegiatan anak, tentunya kami harus pintar pintar. Karena kebetulan Ningrum yang typikal bosenan sangat tak nyaman dengan keadaan "terkurung" dalam rumah. Untuk mengisi waktu waktu itu, kami bergantian memainkan banyak kegiatan. Mulai dari hand puppet, nonton VCD anak yang berulang ulang di setel sama genduk(sampe bosennnnn yang nontonemoticon), masak masakan, dan mewarnai.

acak adul, maklum Ning termasuk ngotot untuk urusan pemilihan warna. Dia hanya akan memilih warna warna yang sudah dia kenal yaitu merah, biru, hijau dan kuning. Akhir akhir ini kami mulai mengenalkan warna hitam, putih dan coklat. Mungkin karena itulah kemarin dia memakai warna coklat untuk mewarnai benderanya..hehe

Selain kegiatan diatas, tak afdol kalau tak ada yang narsis narsisan..dan inilah Ningrum dengan topi seharga 15ribu yang kami beli di value$ sepulang gereja minggu kemarin,

bukan Ningrum kalau tak banci kamera emoticon

Dan liburan kali ini benar benar sangat membuat saya nyaman. rasanya betul betul relaks. Otot otot badan saya rasanya enak(apa juga karena saya habis pijit ya..hehe). Jadi pengen liburan lagi…(lihat kalender ahhh)

February 6, 2008

banjir lokal

Filed under: me and fam

Semalam sekitar jam 11malam saya dibangunkan bojo(saya selalu ketiduran saat ngelonin anak sekitar jam8malam) . Ternyata hujan deras plus angin gede dan gledek(halilintar-petir yang gedegede). Dan bojo bilang, kamar bocor plus ada banjir lokal di dapur

Dulu saat renovasi, pak tukang bilang kalau paralon sengaja di taruh di dapur supaya saat hujan air gak kemana mana, tapi ternyata itu malah jadi bumerang bagi kami. Saat hujan biasa saja, memang aman sentosa sejahtera, tapi kami baru mengalami semalam yang hujan deras, sangat deras malah…dan membuat sebagian dari dapur tergenang air, karena lobang tempat pembuangan air tak bisa menerrima curah air dari pipa paralon di dapur. Jadilah tadi malam kami sibuk mindahin meja, kursi , beras, tempat piring dari dapur ke tengah ruangan.

Bojo yang berjaga dengan was was. Sekitar jam 1 pagi, hujan mulai mereda. Dan habis sama sekali sekitar jam setengah2, mau tidur lagi sudah kancilan(mata gak bisa terpejam) akhirnya saya mbikin pisang goreng plus teh hangat untuk teman berbincang dan teman bergadang,

Tapi adek, bisa tetap tertidur-dengan pulas walaupun kami bersuara berisik, dan bunyi petir yang bersautan terdengar di kamar. Dia memang kalau sudah tidur…ngeboemoticon. Tapi untunglah, kalau saja dia terbangun, dia pasti ketakutan melihat kepanikan lokal yang terjadi…

Hujan, seiring dengan tahun baru Imlek-semoga membawa berkah yang berlimpah sepanjang tahun kedepan..amien

January 31, 2008

asuransi bumiputera

Filed under: me and fam, uneg-uneg

Semalam saat saya dan teman bersantap di sebuah restoran cepat saji, duduk di sebelah tempat kami makan dua orang wanita dan seorang lakilaki. Dua orang wanita itu duduk berhadap hadapan. Kelihatannya mereka sedang membicarakan sesuatu yang serius. Asuransi. Satu agent  satunya calon client. Sang agent wanita berbicara terus sepanjang saya makan. Merat merot, mletat mletot, berusaha sekuat mungkin meyakinkan sang client. Sang client hanya menggangguk angguk, entah sebenarnya ngerti atau kagak. Karena bibir sang agent itu memang berbicara dengan kecepatan bagaikan kilat. The Flash.

Sampai makanan yang kami makan habis tak bersisa, sang agent masih ngomong, merat merot gak jelas.

Asuransi. Saya ikut asuransi BUMIPUTERA. Tepatnya asuransi pendidikan untuk anak saya, yang tiap bulannya kami di harusnya menyetor sejumlah uang, yang kemudian mereka akan membayarkan sejumlah uang pertanggungan tiap anak saya mau masuk sekolah. Saya ikut sejak saya masih hamil, dengan asumsi sekalian menabung buat masa depannya si kecil. Tapi karena baru baru ini kami pindah rumah dan mulai banyak yang harus di betulkan sana sini, kamipun akhirnya meng-cut perjanjian dengan asuransi tersebut. Kami memang mengharapkan uang tersebut untuk tambahan renovasi rumah. Kamipun mengajukan klaim. MUlailah proses itu mulai. Di persulit. Di persulit. Di persulit. Orang yang menguruskan klaim kami ini mulai susah dihubungi. Mulai dari sedang onlenlah, sedang meetinglah, sedang apalah, sedang inilah…saya benar benar tak habis pikir. INI UANG KAMI. Dikarenakan kami memutuskan kontrak, mereka memberikan pinalti sekian persen dengan memotong sejumlah uang yang sudah kami setor sekian tahun(dan itu bukan jumlah uang yang sedikit-setidaknya bagi kami). Apalagi coba???Kenapa prosesnya masih juga dipersulit??? Katanya sebulan, dua bulan, tiga bulan???? Jan Mbahe KEMPOL!!!!

Nyesel saya ikut asuransi pendidikan itu. gak lagi. Gak lagi. Masih mending saya ikut tabungan pendidikan yang berjangka. Kalaupun saya mau break, tinggal datang ke kantor bank yang bersangkutan, dan terkena pinalti, tapi saya bisa LANGSUNG MEMBAWA UANG SAYA SENDIRI. Fyuhhh…esmosi saya nulis ini, tapi mending, daripada saya harus memaki maki sang operator!!!!!

***NgUPDATE!!!! Kami sudah mendapatkan UANG KAMI tanggal 4 Maret 2008 kemarin. Tentu saja dengan potongan hampir sepertiga jumlah total dari uang yang sudah kami setor. Tapi kami bersyukur, dengan uang itu kami akan mulai mager dan mbikin perbenahan di dalam ruamh yang perlu dibenahi emoticon(fyuhh lega setelah penantian panjang)

January 3, 2008

nggaya sik ahh…

Filed under: me and fam, just writing

nduwe anak wedhok ki ancen kudu ngati-ngati khok, umur boleh masih ijo tapi soal nggaya ndak mau kalah dia sama orang gede…xixi

(photo diambil semalam pas mau sowan kerumah bulek, masio hujan ndak mengurangi niate tuh bocah buat dapetin bandeng presto-oleholeh bulek dari semarang)

December 18, 2007

pohon natal

Filed under: me and fam

 

Sabar nduk, Bapak sama Ibu baru mau hunting pohon natal yang murah meriah dan hadiahmu buat natal nanti…

updateee….wingi sepulang kerja mampir ketukang bunga, nyari pohon natal(atas saran beberapa teman kami memilih membeli pohon natal hidup yang ditaruh dipot). Jadi saat dibutuhkan bisa dibawa kedalam dan dihias. Setelah natal selesai tinggal mengembalikan ke taman. Gak terlalu mahal, gak sampe seratus ribu, sudah deal sama penjualnya dan minta di antar…ehhhh ampe malam ga datang juga..weleh gagal maning kie =(

December 13, 2007

anakku anak pembantu =(

Filed under: me and fam, uneg-uneg

Iya, anda anda lihat judulnya khan?? tull banget, Ningku semakin parah ketergantungannya sama si mbak yang d rumah =(

Mungkin karena kami sering berganti ganti asisten(yang semuanya diluar kemauan kami, dan murni dari mereka), Ning jadi gampang akrab dengan mbak mbak baru dirumah. Dengan teteh yang sebelumnya juga, sampai nangis nangis tiap ditinggal pulang. Sedih saat itu biasanya langsung tergantikan dengan senyumnya. Tapi kali ini lebih parah…

Ini kali pertama aku memakai mbak asisten yang menginap. Aku yang biasa bangun pagi untuk masak, tetap terjaga tiap jam setengah lima. dan baru sadar kalau di dapur sudah tercium bau nikmat masakan-si mbak sudah masak. Jujur, saya sangat terbantu. Aku gak perlu masak(dan itu yang penting-secara aku memang tak terlalu suka masak). Tapi disatu sisi, aku sedih. Dengan adanya simbak yang menginap, membuat Ning jadi lebih dekat dia. Bahkan sikat gigi malampun maunya sama mbak. Dan bangun pagipun yang dia tanyakan "mana mbak Tina?"

Semalam, saat ritual sikat gigi, pipis, cuci kaki dan mukanya Ning terjadi insiden. Dia ngamuk karena saya yang membantunya. Sedih melihat dia menangis berteriak teriak, tapi aku mau tunjukkan pada dia "Who’s the boss in this house". Aku suruh si mbak kedepan, dan aku handle sendiri dia. Aku bilang sama dia pagi sampai sore sama mbak, sore sampai malam sama ibu. Dia menolak, menangis dan berteriak-teriak memanggil mbaknya sampai muntah. Saat dia histeris, aku menepi dan melihatnya dipintu kamarmandi, mengawasi. Setelah dia capek dan melihat bahwa kemarahan dia tidak berguna, dia mulai menerima. Aku peluk dan minta maaf(karena telah membuatnya tak nyaman, aku hanya mau dia tau-bahwa ibu ada disini untuknya). Dan malam itu setelahnya berjalan lancar.

Bekerja, dan menyerahkan anak pada seorang asisten adalah sebuah pilihan, sama seperti saat aku memutuskan untuk tetap bekerja. Dan aku harus siap dengan segala konsekuensinya. Apapun itu, bahkan bahwa anakku lebih dekat dengan mbaknya ketimbang aku. Mungkin aku harus lebih banyak meluangkan waktu bersamanya, agar dia juga tau bahwa aku-ibunya sangat meyayanginya…

December 10, 2007

wiken.

Filed under: me and fam

Jumat malam di telpon teman, dikabari kalau ada pembantu yang bisa tinggal. Langsung menuju TKP dan bertemu dengan yang bersangkutan. Aku melihat seorang wanita muda, ditemani dengan seorang laki-laki yang ternyata adalah suaminya. Berumur sekitar 23tahun, asal Pandeglang. Bersuamikan seorang jawa, tukang. Penganten baru. Tak terlalu bisa bertanya banyak, karena Ning yang mengantuk sangat rewel. Akhirnya saya bawa dia menuju rumah kontrakan-tentu saja tak ada tempat buat dia tidur, secara kontrakan saya hanya ada satu tempat tidur.

Sabtu pagi kami memutuskan untuk pindah hari itu juga. Packing-karena mendadak semua baru dipacking pagi itu. Dan kami pindah jam 12 siang dengan mobil pickup hasil sewaan. Kami meninggalkan bantal, karpet dan sapu lidi di rumah kontrakan-sebagai syarat pindahan-dan baru akan kami bawa pergi saat tanggal 16 malam-karena menurut sesepuh tanggal itulah yang baik buat kami pindah-jadi niat kami pindah tetap tanggal 16 malam. Berberes rumah, merapikan sana, merapikan sini, paku sana, paku sini…terus sampai jam 8malam, Ning tertidur sendirian di depan TV, ternyata tanpa sadar kami sama sekali tak menghiraukan dia karena terlalu sibuk.

Minggu kegiatan kami isi dengan berberes lagi.

Minggu ini memang berat, apalagi buat Ning. Suasana lingkungan yang baru, dan juga mbak baru membuat dia tampak lebih pendiam. Apalagi kami tak bisa mengajaknya main mandi bola seperti biasanya tiap minggu karena pindahan. fyuhhh…capek tapi lega, semua sudah beres, tinggal prinilan-prinilan kecil seperti korden yang belum ada(aku terpaksa memakai kain gendong adek untuk ganti korden hehe). Yup teman, kalau pas ngelewatin daerah Bintaro, monggo mampir ke tempat kami. Kalau cuma kopi panas dan goreng tempe, pasti tersediaemoticon

December 6, 2007

wadaooowww…

Filed under: me and fam, uneg-uneg

Pembokatku, lagilagi bermasalah. Benar kata teman, ndak ada itu pembokat yang perfect. Kalau gak ya orangnya, kalau gak ya keluarganya…

Si teteh Ai, orang asli sukabumi. Berumur sekitar 35an tahun. Cantik. Hanya sayang nasibnya kasihan. Dengan 3 anak suaminya meninggal. Teteh Ai menikah lagi dengan duda 2 anak(katanya). Mereka berangkat ke Jakarta. Si teteh jadi pembokat dan si suami kerja di konveksi. Sampai 4 tahunan, si teteh nyasar ke tempat saya(tempat kerjanya yang lama jauh-dilarang sama suaminya-lagi). Orangnya rapi, bersih, sabar dengan anak-pokoke top markotop-gud marsogud. Masalah mulai ada saat si teteh tau kalau ternyata suaminya tidak duda, namun ternyata masih dalam ikatan pernikahan dengan mantan istrinya-yang kerja jadi pembokat juga- di batam. Saat istrinya ini kembali, suaminya kembali ke Sukabumi dan berencana akan kembali pada istri pertamanya setelah di janjikan mendapatkan sebuah motor(oalahhh kere). Alhasil, motor tak didapat, suamipun kembali ke Jakarta. Teteh yang sudah merasa dikhianati tak mau lagi menerima. Tapi dasar nasib, suaminya tak mau menceraikannya. Mulailah mereka selalu berantem, ujungujungnya teteh di pukul dan minggat. Tinggal suaminya kelabakan mencari istrinya(makane pak, ngempani bojo siji wae gak iso khok malah kawin maneh..nggilani-dasar wong lanang kurang ajar!!)

Tinggallah saya, kelabakan nyari ganti. Pagipagi kirim outlook ke semua nama yang ada d address book saya. dan juga sent massage to all di namanama YM saya. Tanggapan berdatangan, tapi semuanya ratarata berjanji dalam waktu tempo sesingkatsingkatnya akan mencoba membantu…Lha trus nasib saya, anak saya besok dan tempo yang sesingkatsingkatnya itu gimana??? Ampunnn deh lek urusan mbek ngenekan..maneh lan manehemoticon






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham